Perbaikan jalan Bengkulu-Lampung capai 60 persen

Selasa, 17 Juli 2012 16:02 WIB | Dilihat 927 Kali
Perbaikan Jalan (FOTO ANTARA/Dedhez Anggara)
Bengkulu (ANTARA News) - Pengerjaan perbaikan jalan lintas barat yang menghubungkan Provinsi Bengkulu dengan Provinsi Lampung sudah rampung 60 persen dan ditargetkan dapat dilalui saat Lebaran 2012.

"Kami mempercepat progres kinerja di lapangan, bahkan sebagian jalur sudah masuk tahap pengaspalan dan bisa dilalui saat arus mudik," kata Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Bengkulu Mukhtar Harahap saat dikonfirmasi tentang kondisi jalan nasional jelang mudik Lebaran 2012 di Bengkulu, Selasa.

Ia mengatakan sejumlah ruas jalan sudah memasuki tahap akhir pengerjaan antara lain peningkatan struktur jalan Tais-Maras, jalur Tanjung Kemuning-Linau dan jalur Linau hingga perbatasan Lampung.

Sementara delapan paket proyek pengerjaan jalan mulai dari pemeliharaan berkala, peningkatan struktur jalan dan pelebaran jalan rata-rata mencapai 60 persen.

"Kalau sudah memasuki tahap pengaspalan biasanya kemajuannya cepat sehingga saat arus mudik kami harapkan sudah bisa dilalui," tambahnya.

Selain peningkatan struktur jalan, pelebaran jalan nasional di Tanjung Kemuning menuju Linau juga dipercepat.

Pelebaran jalan dari 4,5 meter menjadi 6 meter juga dilakukan di jalur Tair-Maras sepanjang 3,2 kilometer.

"Saat ini jalur yang memiliki lebar 4,5 meter untuk jalan nasional Bengkulu menuju Lampung hanya sekitar 10 persen," katanya.

Ia mengatakan dalam tempo satu bulan sebelum hari raya Lebaran, pengerjaan jalan lintas barat tersebut akan dipercepat hingga seluruh pekerja ditarik pada `H-7`.

Meski pekerja akan ditarik dari sejumlah lokasi proyek, namun alat berat akan disiagakan di jalur yang rawan longsor dan lainnya.

"Petugas piket juga akan disiagakan selama arus mudik hingga pengerjaan dilanjutkan kembali," katanya.

Sebagian besar kontrak proyek pengerjaan jalan lintas barat yang dikelola Satker Wilayah II Provinsi Bengkulu kata dia akan berakhir pada November 2012.

***2***