Pasar murah Ramadan diharapkan tekan harga sembako

Kamis, 02 Agustus 2012 22:51 WIB | Dilihat 2523 Kali
Makassar (ANTARA News) - Pasar murah Ramadan yang digelar di lapangan Hasanuddin Makassar diharapkan dapat menekan harga-harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) menjelang Lebaran Idul Fitri 1433 Hijiriyah.

"Tujuan dari pasar sembako murah ini adalah membantu masyarakat pra sejahtera, membantu PNS dan keluarganya dalam rangka menghadapi lonjakan kebutuhan bahan pokok menjelang Lebaran Idul Fitri," kata Panglima Kodam VII Wirabuana Mayor Jenderal TNI Muhammad Nizam di Makassar, Kamis.

Disela pangelaran pasar murah di lapangan Hasanuddin Makassar, Nizam mengatakan, pasar murah digelar sebagai bentuk kepedulian pemerintah dan stakeholder untuk menjaga kestabilan harga di pasaran.

"Rata-rata harga yang ditawarkan disini adalah 30--40 persen lebih murah dari harga pasaran," paparnya.

Ia menyebutkan, pasar murah sehari ini diselenggarakan berbagai pihak terpusat pada Disperindag Provinsi Sulsel kerjasama Kodam VII Wirabuana, Polda Sulsel, Distributor, Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Sulsel dan pihak terkait lainnya.

"Kami juga menghadirkan stan sebanyak 43 unit terbagi dari TNI AD, AU dan AL. Tidak hanya itu pasar murah ini diperuntukkan bagi keluarga PNS, Polri, masyarakat prasejahtera dan masyarakat sekitar," ucap Jenderal TNI berpangkat bintang dua itu.

Ketua Kadin Sulsel Zulkarnaen Arif menambahkan, pasar murah sembako digelar sehari ini sebagai acuan dan diharapkan dapat menekan lonjakan harga sembako di pasaran.

"Kami sudah rapatkan dengan seluruh distributor bahwa sembako aman satu setengah bulan kedepan, termasuk kebutuhan masyarakat. Jadi masyarakat tidak perlu panik makanya diadakan pasar murah ini," akunya.

Zulkarnaen menegaskan, apabila terjadi lonjakan harga dengan menaikkan harga sembako maka akan dilakukan pengawasan dengan menstablkan harga-harga.

"Saya kira tidak akan naik karena sudah ada koordinasi dengan seluruh distributoryang ada dengan menyatakan sepakat dengan harga dasar sembako hingga lebaran nanti," tegasnya.
(ANT)