Bina Marga Kalimantan antisipasi longsor di jalur mudik

Minggu, 05 Agustus 2012 08:40 WIB | Dilihat 2902 Kali
Banjarmasin (ANTARA News) - Balai Besar Bina Marga wilayah Kalimatan mengerahkan peralatan untuk mengantipasi terjadinya longsor maupun jalan rusak selama berlangsungnya arus mudik Lebaran 1433 Hijriah di Kalimantan Selatan.

Kepala Balai Besar Bina Marga wilayah Kalimantan Adrianand di Banjarmasin, Minggu mengatakan, pihaknya telah melakukan kunjungan atau keliling ke seluruh jalur trans Kalimantan, baik utara maupun selatan.

"Pada intinya, sebagian besar jalan untuk arus mudik di Kalsel sudah siap, kendati masih ada sebagian kecil yang harus mendapatkan perhatian," katanya.

Menurut dia, pada peninjauan jalan bersama Kementerian PU beberapa waktu lalu, ke jalur Banjarmasin, Tanjung hingga perbatasan Kalimantan Timur masih terdapat satu titik yang harus diperbaiki yaitu, jalan Martapura menuju Kabupaten Tapin hingga kini masih dalam proses perbaikan.

Empat kilometer bahu jalan, kata dia, masih terbuka, namun kini sedang dikebut untuk bisa segera selesai maksimal H-10 lebaran 1433 hijriah.

Sedangkan jalan ke arah perbatasan Kalimantan Tengah, kata dia, juga belum bisa diselesaikan, diharapkan hal tersebut tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas Banjarmasin - Palangkaraya.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga telah mengidentifikasi beberapa wilayah yang rawan longsor terutama di wilayah yang berada di sekitar daerah pegunungan.

Di daerah-daerah rawan longsor tersebut, pihaknya akan menyiapkan perlengkapan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Dengan peralatan yang ada, diharapkan bila terjadi tanah longsor dan lainnya bisa cepat diselesaikan, sehingga arus mudik tidak terlalu terganggu," katanya.

Sebelumnya, Gubernur Kalsel Rudy Ariffin meminta Balai Besar Bina Marga memperjuangkan penyelesaian jalan Jembatan Barito hingga perbatasan Kapuas yang telah dua tahun berturut-turut belum juga terselesaikan.

"Kalau perlu ganti konsultannya, sehingga pembangunan tidak terkesan terbengkalai," katanya.

Gubernur juga meminta, agar Bina Marga juga memberikan perhatian khusus kepada jalan tembus Lumpangi Kabupaten Hulu Sungai Tengah menuju Kabupaten Tanah Bumbu yang sering terjadi longsor.
(U004/M026)