Kang Abik kupas cinta Islami di ITS

Minggu, 05 Agustus 2012 23:37 WIB | Dilihat 6717 Kali
Dokumen foot Habiburrahman El Shirazy ( kanan). (ANTARA/ Ujang Zaelani)
Surabaya (ANTARA News) - Aktor "Ketika Cinta Bertasbih" (KCB), Habiburahman El Shirazy alias Kang Abik, mengupas cinta yang Islami saat berbicara dalam Tabligh Akbar 33 yang diselenggarakan Unit Kegiatan Mahasiswa Jamaah Masjid Manarul Ilmi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (JMMI ITS) Surabaya, Minggu.

Ketika tampil bersama Kholidi Asadil Alam yang berperan sebagai Azzam dalam KCB, ia menegaskan bahwa sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang menjaga kesucian cintanya.

"Inilah mengapa Allah menempatkan istilah Thaharah (bersuci) sebelum perintah shalat, zakat dan lainnya," ujarnya.

Saat membawakan tema "Meraih Kesucian Cinta di Bulan Ramadhan", penulis novel Ayat-Ayat Cinta itu memaparkan bahwa istilah cinta adalah universal.

"Cinta tidak hanya sebatas dua individu lawan jenis, namun cinta juga dapat terjadi antara anak dan bapak, guru dan murid, dua sekawan, cinta pada pekerjaan. Bentuknya pun beraneka ragam. Contohnya, cinta Allah kepada manusia dapat berwujud rahmat dan rizki," katanya.

Terkait cinta kepada lawan jenis, ia menyatakan hal itu menjadi diperbolehkan bila masuk ke dalam hati tanpa diikhtiarkan. "Sebaliknya, jika memang diikhtiarkan merupakan hal yang terlarang," katanya.

Yang dimaksud berikhtiar adalah berusaha menumbuhkan cinta kepada seseorang dan menjaganya, semisal mengingat si lawan jenis dan menghubungi si lawan jenis.

"Setiap usaha terhadap hal yang terlarang, kelak akan mendapatkan pertanggungjawaban. Untuk itulah, setiap manusia, utamanya kaum muda, hendaknya menjaga kesucian cintanya. Jika memang sudah ingin maka menikahlah," katanya.

Dalam kesempatan itu, Kholidi Asadil Alam alias Azzam berbagi pengalamannya ketika bermain dalam film Islami seperti "KCB" dan "Cinta Suci Zahrana" yang segera rilis.

Aktor asal Bangil Pasuruan itu menceritakan dirinya memainkan karakter yang berbeda dalam dua film tersebut. Di KCB, ia berperan sebagai penjual tempe dan bakso.

Dalam "Cinta Suci Zarana, ia memerankan sebagai penjual kerupuk. "Sama-sama penjualnya, tetapi beda karakter keimanan," katanya, disambut tawa hadirin.

Acara diakhiri dengan pemutaran thriller film "Cinta Suci Zahrana". Kholidi secara sukarela pun berbagi isi film tersebut kepada para peserta.
(T.E011/M008)