Pasar tumpah Celancang diperkirakan picu kemacetan

Sabtu, 11 Agustus 2012 02:15 WIB | Dilihat 888 Kali
Cirebon (ANTARA News) - Pasar tumpah di jalur altenatif Celancang dari arah Karang Ampel, Indramayu, Jawa Barat, diperkirakan akan memicu kepadatan atau bahkan kemacetan arus lalu lintas saat mudik Lebaran nanti.

Bagi pemudik yang melintasi Pantura diimbau hati-hati melintasi pasar tumpah Celancang Kabupaten Cirrebon setelah keluar dari Jalur alternatif Karang Ampel daerah Pantura Kabupaten Indramayu.

Brigadir Suharto petugas Polantas setempat kepada wartawan di Cirebon Sabtu mengatakan, pasar tumpah di Celancang Pantura Kabupaten Cirebon sering menjadi penghambat arus mudik, namun pihak kepolisian akan menjaga dan mengamankan semua pasar tumpah tersebut untuk membantau kelancaran arus kendaraan.

Faktor kemacetan akibat sejumlah pedagang berjualan menggunakab badan jalan, selain itu beca dan mobil pengiriman barang yang pakir tidak pada tempatnya, dampaknya arus sulit dikendalikan.

"Pengamanan pasa tumpah dijalur Pantura Celancang, akan menjadi perhatian utama petugas polisi setempat,"

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan, pasar tumpah sepanjang jalan Pantura masih jadi kendala pemudik, namun pihaknya akan mengarahkan dan menjaga pasar tersebut untuk mengurangi kepadatan.

Ia menambahkan, pemudik yang melintasi Pantura mulai dari Karawang hingga perbatasan Cirebon dengan Jawa Tengah, supaya memanfaatkan jalan alternatif membantu mengurangi kepadatan arus kendaraan di jalur utama.

Kapolda Jabar Irjen Putut Eko Bayuseno, menuturkan, pasar tumpah di Pantura masih jadi faktor terjadinya penumpukan kendaraan saat arus mudik dan balik lebaran Idul Fitri.

"Polda Jawa Barat sudah menyiapkan personilnya untuk mengamankan sejumlah pasar tumpah di Pantura, mulai dari Karawang hingga pasar Losari Cirebon perbatasan Jawa Tengah," katanya.

(ANTARA)