Pengelola Terminal Kampung Rambutan waspadai pendatang salah alamat

Senin, 3 Juli 2017 13:43 WIB
1.622 Views
Pengelola Terminal Kampung Rambutan waspadai pendatang salah alamat
Dokumentasi pemudik tiba di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Minggu (2/7/2017). Saat itu, Kepala Terminal Kampung Rambutan, Emiral August, menyatakan jumlah pemudik yang balik hingga pukul 14.00 WIB H+7 Lebaran atau Minggu (2/7), sebanyak 18.942 orang. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Jakarta (ANTARA News) - Pengelola Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta Timur, mewaspadai kehadiran pendatang baru di DKI Jakarta tanpa kepastian alamat tujuan kehadiran menyusul arus balik Lebaran 2017 yang akan berlangsung hingga Selasa (11/7).

"Kami menemukan kehadiran mobil biro jasa perjalanan tanpa disertai surat jalan lengkap dari Yogyakarta. Salah satu penumpangnya baru datang di Jakarta tanpa ada pihak penjemput," kata Kepala Terminal Kampung Rambutan, Emiral August, di Jakarta, Senin.

Dia mengungkap kasus demikian yang terjadi. Para petugas dari Dinas Perhubungan Jakarta di Terminal Kampung Rambutan menghentikan perjalanan mobil biro jasa asal Yogyakarta yang di dalamnya terdapat perempuan bernama Masrifah (19).

Mereka memastikan Masrifah yang merupakan pendatang baru di Jakarta mengetahui lokasi yang akan dituju.

"Kami khawatir Masrifah dijemput bukan oleh keluarga atau kerabatnya. Ternyata ada mobil taksi dalam jaringan yang akan membawa dia ke Tangerang. Kami ingin pastikan dia selamat dengan alamat tujuan yang benar," kata August.

Petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta di Terminal Kampung Rambutan lantas menghubungi pemesan taksi dalam jaringan itu dan memastikan Masrifah akan sampai di alamat yang dituju.

"Dia mengaku dari pihak yayasan tenaga kerja di Yogyakarta dan akan berkerja sebagai asisten rumah tangga di Tangerang dengan gaji Rp1,7 juta sebulan," dia.

August mengatakan, hanya berwenang memastikan para penumpang di Terminal Kampung Rambutan mempunyai kepastian alamat tujuan di Jakarta tanpa kebingunan mencari angkutan umum.

"Para penumpang bus umum asal Jawa Tengah dan Jawa Timur yang tiba di terminal ini antara pukul 04.00-05.00 WIB lalu sekitar pukul 08.00 WIB. Sedangkan para penumpang asal Sumatera seringkali tiba sekitar pukul 06.00 hingga 11.00 WIB," katanya.

Selain mewaspadai kehadiran pendatang baru yang kebingungan mencari alamat tujuan di Jakarta, petugas Terminal Kampung Rambutan juga menemukan orang hilang asal Majalengka, Sabtu (1/7).

"Petugas kami mendapatkan laporan orang hilang berusia 66 tahun telantar di terminal. Petugas kami bersama polisi setempat dan petugas kesehatan memeriksa pria bernama Trisna Mangun itu," kata dia.

Setelah mendapatkan perawatan kesehatan di RSUD Pasar Rebo, Jakarta Timur, August melanjutkan, Mangun dijemput keluarga dan dibawa pulang.

Terminal Kampung Rambutan telah kedatangan 171.471 penumpang antar-kota dan antar-provinsi sepanjang arus balik Lebaran 2017 sejak Selasa (27/6) hingga Minggu (2/7). Sedangkan jumlah bus yang tiba pada periode yang sama sebanyak 4.527 bus.

Puncak arus balik di Terminal Kampung Rambutan terjadi pada Sabtu (1/7) dengan jumlah penumpang yang tiba sebanyak 36.055 orang dan bus sebanyak 838 bus.

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Berita Lainnya
Komentar
Pemimpin Pondok Pesantren Abdurrahman Wahid Soko Tunggal KH Nuril Arifin Husein mengajak umat Muslim untuk menyebarkan perdamaian dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri."Kita ...
Pemudik membanjiri pusat oleh-oleh tiwul dan gatot di Jalan Wonosari-Baron Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memborong makanan khas wilayah ini. Meskipun ...
Sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta mengalami peningkatkan jumlah kunjungan selama libur Lebaran.Salah satunya adalah pusat perbelanjaan yang berada di Jakarta Selatan, Mall ...
Pemimpin Pondok Pesantren Abdurrahman Wahid Soko Tunggal KH Nuril Arifin Husein mengajak umat Muslim untuk menyebarkan perdamaian dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri."Kita ...