Jelang Ramadhan, MPR ajak umat muslim patuhi protokol kesehatan

COVID-19 Task Force chief performs Eid prayers at BNPB Building
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat (ANTARA/istimewa)
Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua MPR RI Fraksi Partai NasDem Lestari Moerdijat berharap umat Islam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan dengan khusyuk namun tetap mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19.

"Kita tahu saat ini di tengah situasi wabah, masyarakat diminta untuk tidak melakukan kegiatan yang melibatkan berkumpulnya orang banyak. Karena itu, saya mengajak saudara-saudara saya, umat muslim di Indonesia untuk tetap dapat bijaksana dalam menjalankan ibadah," kata Lestari yang biasa disapa Rerie dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Baca juga: Protokol kesehatan yang wajib dijalani saat Ramadhan dan pandemi

Baca juga: Awal Ramadhan di China 24 April, kegiatan di masjid masih ditangguhkan

Baca juga: Uni Emirat Arab minta umat Islam beribadah di rumah selama Ramadhan


Rerie mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa kepada seluruh umat Islam.

Dia mengatakan pada 10 April lalu, Kementerian Agama mengimbau umat Islam melaksanakan segala kegiatan ibadah Ramadhan di rumah selama pandemi COVID-19 dan meminta agar shalat tarawih berjemaah di masjid ditiadakan.

Menurut dia, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga mengeluarkan himbauan bagi umat muslim untuk menghindari kerumunan demi mencegah penyebaran COVID-19 salah satunya dengan menghentikan sementara kegiatan shalat berjamaah dan aktivitas lainnya di rumah ibadah serta mengajak untuk menjadikan rumah sebagai pusat kegiatan ibadah Ramadhan bersama keluarga.

"Dalam pandangan saya, ibadah di rumah pada saat ini akan bermanfaat bagi diri kita dan orang lain karena setidaknya kita sudah ikut andil memutus rantai penularan dan mencegah potensi menulari orang lain," ujarnya.

Karena itu, Rerie meminta pemerintah pusat dan pemerintah daerah berkoordinasi dengan para tokoh ulama dan tokoh masyarakat untuk terus memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai protokol kesehatan terkait COVID-19 guna mencegah penyebarannya.

Menurut dia, dengan langkah tersebut, di tengah wabah COVID-19 ini masyarakat terhindar dari keraguan mengenai Ibadah selama Bulan Suci Ramadhan dan dapat beribadah dengan khusyuk di rumah.

Baca juga: Lokasi pelaksanaan Ijtima Asia di Gowa sudah kosong

Kilas NusAntara Sore

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2020