Bandarlampung (ANTARA News) - Sutradara film sekaligus pemilik Kalyana Shira Film, Nia Dinata, menyempatkan diri melihat-lihat beberapa pantai di Provinsi Lampung di sela-sela kesibukannya dalam mempromosikan film "Pertaruhan" di daerah itu.

"Saya sedang mencari lokasi pantai yang bagus di Pulau Sumatra, untuk menjadi lokasi syuting film terbaru saya," kata Nia Dinata, di Bandarlampung, Rabu.

Sebelum kembali ke Pelabuhan Bakauheni, usai promosi film "Pertaruhan" di Bioskop 21 Central Plaza, Bandarlampung, Rabu siang (29/7), dia menyempatkan diri untuk melihat-lihat beberapa lokasi pantai di sepanjang wilayah Lempasing, dan Hanura, Kabupaten Pesawaran.

Saat melihat keindahan panorama laut di Pantai "Klara", Kabupaten Pesawaran, dia langsung terpukau dengan keindahan laut yang masih biru, beradu dengan pasir putih yang masih alami dan belum terjamah tangan-tangan jahil.

"Lampung memiliki pantai yang bagus, andaikan saya tinggal di Lampung, tiap hari pasti saya datang ke pantai ini," kata dia, takjub.

Kemungkinan untuk membuat film di Provinsi Lampung, kata dia, besar, mengingat Lampung memiliki banyak lokasi pantai yang eksotis dan tidak kalah indah dengan pantai lain di pulau Bali dan Lombok.

"Saya ingin mencoba mengeksplorasi keindahan pantai di Pulau Sumatra, karena masih banyak keindahan alam Indonesia yang belum tereksploitasi layar lebar," kata dia.

Selain melihat panorama laut di Kabupaten Pesawaran, dia juga akan melakukan hunting lokasi di tiga jalur lintas Sumatra (jalinsum), masing-masing jalur lintas timur, jalur lintas tengah, dan jalur lintas barat, di Wilayah Lampung.

"Iya, saya juga butuh lokasi untuk pengambilan gambar di jalur lintas sumatra, mungkin Jalinsum di wilayah Lampung dapat dijadikan alternatif lokasi," kata dia.

Nia mengatakan pula bahwa film terbaru yang akan diluncurkan oleh Kalyana Shira Film itu nanti, akan disutradarai sendiri olehnya, dan saat ini sudah memasuki tahap pencarian lokasi syuting.

"Script ceritanya sudah selesai saya buat, dan saat ini saya sedang melakukan observasi untuk lokasi syutingnya," kata dia lagi.

Meski demikian, dia enggan menceritakan secara ditail tentang film terbaru besutannya itu.

"Nanti sajalah, yang pasti film itu akan menampilkan Indonesia dalam wujud yang apa adanya," kata dia.

Nia Dinata, telah menyutradarai empat film, masing-masing "Ca Bau Kan", "Arisan", "Berbagi suami", dan antalogi film "Perempuan punya cerita".

Hampir semua film besutan Nia telah berbicara di berbagai festival internasional, seperti "Berbagi suami" yang mendapatkan penghargaan "Golden Orchid Award" sebagai Best Foreign Language.
(*)

Pewarta:
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2009