Tren penumpang masih rendah, KAI Sumut operasikan 22 perjalanan

Foreign envoys wish Indonesian Muslims a happy, peaceful Eid al-Fitr
Penumpang kereta api di Stasiun Binjai. ANTARA/Evalisa Siregar/aa.

Medan (ANTARA) - Jumlah penumpang kereta api di Sumatera Utara (Sumut) masih rendah atau totalnya 1.554 pada 13 Mei karena banyaknya pembatalan keberangkatan akibat larangan mudik Lebaran.

"Pada 9 Mei jumlah penumpang masih 1.712 orang dan di 13 Mei sebanyak 1.554," ujar Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre 1 Sumut, Mahendro Trang Bawono di Medan, Jumat.

Masih rendahnya jumlah penumpang KA yang diangkut itu, kata dia, tidak terlepas dari banyaknya pembatalan keberangkatan oleh penumpang dengan alasan larangan mudik.

"Manajemen KAI memang tidak melayani angkutan Lebaran menyusul adanya larangan mudik Lebaran, " katanya.

Baca juga: KAI Sumut perketat pemeriksaan surat keterangan perjalanan penumpang

Menurut dia, sebelum dimulai larangan mudik, jumlah penumpang KA masih cukup banyak.

Pada 5 Mei ada penumpang KA sebanyak 6.616 dan terus turun menjadi 1.7l 2 tanggal 9 Mei serta pada 13 Mei hanya 1.554.

‌"Diakui jumlah penumpang KA terbanyak tetap di rute Medan -Binjai- Medan (KA Srilelawangsa)," katanya.

‌Meski tren jumlah penumpang masih rendah, KAI tetap mengoperasikan 22 perjalanan kereta api setiap harinya pada  periode 6-17 Mei 2021.

​​​​Mahendro menjelaskan dengan adanya larangan mudik Lebaran, maka KA jarak jauh KA Medan-Rantauprapat-Medan tidak dioperasikan.

Baca juga: Kereta Api Jarak Jauh hanya untuk perjalanan mendesak dan non mudik

Tiga stasiun KA di Sumut berlakukan biaya antigen murah

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2021