counter

Kolaborasi empat organisasi bantu rehab masjid tua di Sidrap

Kolaborasi empat organisasi bantu rehab masjid tua di Sidrap
Pihak organisasi yang membangun Masjid Tua Langgara Tungga, Desa Tanatoro, Pitu Riase, Kabupaten Sidrap. ANTARA Foto/HO-Pihak organisasi
Makassar (ANTARA) - Sebanyak empat organisasi di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan yakni Indonesia Offroad Federation (IOF), Maega Overland (Move), Forum Alumni HMI Wati (Forhati), dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) berkolaborasi membantu rehabilitasi Masjid Tua Langgara Tungga, Desa Tanatoro, Pitu Riase, Kabupaten Sidrap sebagai bagian kegiatan sosial menyambut Ramadhan 1444 H. 

Koordinator Tim Kolaborasi Dr Zulkarnain Basir melalui keterangannya di Makassar, Senin mengungkap bahwa mereka menghimpun donasi bukan hanya dari anggota komunitas internal, namun juga dari masyarakat luas.

“Alhamdulillah respon masyarakat dan anggota komunitas sangat baik sehingga tim kolaborasi berhasil menghimpun donasi sebesar Rp22.550.000. Selain itu, juga terdapat 250 kg beras, 15 sajadah dan 3 gulung karpet masjid,” urainya.

Aksi ini merupakan Kolaborasi Berbagi yang mengusung tema "Berbagi Berkah Ramadhan" seri 2. Sementara seri 1 telah dilaksanakan pada Ramadan tahun lalu oleh Maega Overland bersama IOF Sidrap di Masjid Dusun Teppo, Desa Tanatoro, Pitu Riase.

Dr Zul sapaan Zurlkarnain mengatakan donasi tersebut kemudian dialokasikan untuk buka puasa dan sahur bersama masyarakat Dusun Langgara Tungga, 50 paket lebaran dan 50 paket beras, serta biaya pembelian kayu untuk rehabilitasi Masjid Tua Langgara Tungga.

Diungkapnya pula bahwa pihaknya selalu terbuka untuk berkolaborasi dengan komunitas mana pun untuk kegiatan sosial.
Tim kolaborasi tetap akan memfasilitasi masyarakat yang ingin berdonasi untuk pemeliharaan Masjid Tua Langgara Tungga atau masjid-masjid lain di desa terpencil lainnya.

"Insya Allah Berbagi Berkah Ramadhan seri 3 akan dilaksanakan Ramadan tahun depan,” ujarnya.

Masjid Tua Langgara Tungga diketahui dibangun sekitar tahun 1603 yang menjadikannya sebagai masjid pertama dan tertua di wilayah Sidenreng Rappang.

Sementara itu, Kepala Desa Tana Toro Abdullah Paba bersama tokoh masyarakat setempat Haji Sibole dan masyarakat Dusun Langgara Tungga menyambut kedatangan Tim Kolaborasi dengan perasaan haru dan bahagia.

“Harapan kami kegiatan semacam ini terus dilaksanakan karena sangat bermanfaat untuk masyarakat khususnya kami masyarakat desa terpencil seperti di Tana Toro ini,” ujar Sibole.
 
Pewarta:
Editor: Maswandi
Copyright © ANTARA 2023

Kasus dokter gadungan di Surabaya, IDI tekankan pentingnya kredensial