counter

Perempuan Bangsa bagikan sejuta takjil dan sembako di Indonesia

Perempuan Bangsa bagikan sejuta takjil dan sembako di Indonesia
Perempuan Bangsa takjil dan sembilan bahan pokok (sembako) di seluruh Indonesia dalam rangka memperingati Hari Kartini yang tahun ini bersamaan dengan bulan Ramadhan. ANTARA/HO-PKB
Jakarta (ANTARA) - Perempuan Bangsa menggaungkan gerakan nasional berbagi sejuta takjil dan sembilan bahan pokok (sembako) di seluruh Indonesia dalam rangka memperingati Hari Kartini yang tahun ini bersamaan dengan bulan Ramadhan.

"Ramadhan merupakan bulan paling mulia bagi umat Islam. Momentum ini kita pergunakan untuk berbagi dan saling peduli kepada sesama warga masyarakat," kata Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa Siti Mukaromah dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang setiap tahun diselenggarakan Perempuan Bangsa sebagai Badan Otonom Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Sebelumnya, Erma, sapaan akrab Siti Mukaromah, juga membagikan sembako kepada porter Stasiun Kroya, Cilacap, Jawa Tengah.

Di Jakarta, sembako juga diberikan kepada porter Stasiun Gambir, Stasiun Senen, kuli angkut di Pasar Tanah Abang, porter Pelabuhan Tanjung Priok, serta Stasiun Kroya Cilacap.

Kegiatan di Stasiun Gambir dan Pasar Tanah Abang dihadiri Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa Abdul Muhaimin Iskandar.

"Mereka sangat berperan penting pada saat Ramadhan dan apalagi Idul Fitri. Jasa yang sangat luar biasa, nanti apalagi ketika mendekati Idul Fitri dan mulai arus mudik," ujarnya.

Sementara itu, pembagian takjil dilakukan di sejumlah titik di Jakarta, yakni Kalibata, Pasar Senen, Kramat Raya, sekitar Kantor DPP PKB, dan berbagai wilayah di Indonesia.

Dengan kegiatan sosial seperti ini, Erma yang juga anggota Komisi VI DPR RI ini berharap bahwa perempuan dapat berperan dan memberikan andil, tidak hanya di dalam keluarga, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Baca juga: Perempuan Bangsa desak RUU PPRT segera dibahas agar secepatnya jadi UU
Baca juga: MPR: Pelestarian arsip pejuang perempuan perkuat memori bangsa
Pewarta:
Editor: Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2023

Cinta kasih kartini masa kini untuk anak – anak terpinggirkan