"Tentu ini kearifan lokal yang terus kita junjung, di mana para ulama dan tuan guru kerap didengar masyarakat dalam setiap petuahnya," kata dia saat gelaran Apel Kesiapsiagaan dalam rangka menjaga kamtibmas selam bulan suci Ramadhan di halaman Mapolda Kalsel di Banjarbaru, Senin.
Yudha mengatakan masyarakat Kalsel sebagai daerah religius dengan mayoritas Muslim sangat menaati apa yang disampaikan para ulama.
Oleh karena itu, dia berharap dalam setiap ceramahnya bisa diselipkan pesan-pesan kamtibmas agar jamaah dapat menaati dan mematuhi demi kebaikan bersama.
Apel kesiapsiagaan ini dimaksudkan untuk menunjukkan jika Polda Kalsel bersama TNI dan unsur lainnya siap mengamankan situasi selama Ramadhan dari gangguan keamanan dan tindak kejahatan.
Baca juga: Pemprov Kalsel komitmen jadikan daerahnya tujuan wisata ramah muslim
Baca juga: Gubernur Kalsel buka Festival Cahaya Ramadhan 2025
Kapolda menjelaskan sejumlah kerawanan perlu diantisipasi seperti tawuran antarkelompok pemuda hingga aksi balapan liar yang kerap masih terjadi.
"Mari kita jaga daerah ini tetap kondusif, jangan biarkan tindak kriminal mengganggu kekhusyukan umat beribadah," ucapnya.
Ketua DPRD Kalsel Supian HK mengapresiasi langkah sigap Polda Kalsel bersama TNI dalam menjaga situasi Ramadhan tetap aman, tentram dan damai.
"Kami mewakili rakyat Kalimantan Selatan sangat berterima kasih dan selalu mendukung tugas-tugas TNI-Polri mengawal daerah ini jadi yang paling aman di Indonesia," katanya.
Baca juga: Gubernur Kalsel: Pasar wadai Ramadhan tumbuhkan ekonomi UMKM
Sementara Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus menyatakan jajaran TNI selalu siap bersama Polri memberikan rasa aman bagi masyarakat terlebih di momen Ramadhan yang penuh berkah ini.
"Pokoknya TNI-Polri akan selalu hadir di tengah masyarakat menutup celah aksi kejahatan dan gangguan keamanan dalam bentuk apapun," tegasnya.
Pewarta: Firman
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026