“Yang paling dirindukan begini, salah satu kelebihan Ramadhan di Jakarta itu kan silaturahimnya kuat sekali, sehingga safari Ramadhan-nya juga pasti akan berlangsung secara terus menerus,” kata Pramono di Jakarta Utara, Senin.
Pada pekan pertama Ramadhan, dia bahkan mengaku telah memiliki banyak jadwal silaturahim dengan banyak pihak, mulai dari eselon 2 hingga rekan-rekan media di Balai Kota DKI Jakarta.
Tak hanya itu, dia juga berencana melakukan silaturahim dengan sejumlah kedutaan asing dan berkeliling ke masjid-masjid yang ada di ibu kota.
Selain momen silaturahim, dia juga mengaku kerap merindukan hidangan-hidangan khas Ramadhan, misalnya nasi briyani dan rendang.
“Kalau makanannya, yang paling utama kalau Ramadhan, nasi briyani, kemudian juga rendang, dan yang paling utama sebenarnya kalau Ramadhan itu lapar, pengennya banyak, begitu sudah buka, ternyata banyak yang tidak dimakan. Ini saya yakin dialami oleh kita semua,” ungkap Pramono.
Baca juga: Pemprov DKI agendakan Festival Kuliner pada Maret 2026
Di sisi lain, dia menuturkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menggelar beberapa agenda untuk menyemarakkan momen Ramadhan hingga Idul Fitri di Jakarta.
Pramono menginginkan agar momen Ramadhan hingga Idul Fitri semarak dan berwarna di ibu kota.
Salah satunya, kata dia, yaitu Pemprov DKI akan kembali memberikan insentif pajak kepada pusat perbelanjaan yang memberikan potongan harga kepada masyarakat pada momen Ramadhan dan Idul Fitri.
“Ketika tanggal 18 (Februari) sampai dengan Idul Fitri, kami akan memberikan insentif pajak bagi beberapa pusat perbelanjaan kalau mereka memberikan diskon, supaya belanja di Jakarta juga menjadi lebih murah,” tutur Pramono.
Dengan demikian, diharapkan kebijakan tersebut dapat kembali mendorong daya beli sekaligus membuat harga belanja lebih terjangkau saat Ramadhan hingga Idul Fitri.
Baca juga: DKI gandeng Kepolisian untuk antisipasi kemacetan saat Ramadhan
Baca juga: Ramadhan, Monas tetap dibuka dengan jam operasional khusus
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026