Jakarta (ANTARA) - Momen berbuka puasa di bulan Ramadhan kerap menjadi ajang silaturahmi dan kebersamaan, memilih tempat makan dengan nuansa yang berbeda memberikan pengalaman berkesan seperti menikmati hidangan ala Tiongkok.

Berbuka puasa dengan sajian makanan bernuansa bak di Negeri Tirai Bambu itu bisa dirasakan di Twelve Chinese Dining, yang terletak di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Twelve Chinese Dining menghadirkan pengalaman kuliner yang terinspirasi oleh kekayaan budaya Tiongkok. Hidangan di restoran ini tidak menggunakan daging maupun lemak babi.

Terinspirasi dari filosofi masakan rumahan Tiongkok yang penuh keakraban, Twelve Chinese Dining sebagai restoran Chinese modern yang menonjolkan comfort cuisine mempercayai makanan terbaik adalah yang dibagi bersama, seperti di momen berbuka puasa menghadirkan Ramadhan Set Menu. 

Baca juga: Restoran di hotel ini sajikan hidangan khas China halal

“Di Twelve, Ramadhan kami maknai sebagai momen kebersamaan. Ramadan Set Menu dirancang dengan konsep berbagi, hidangan Chinese disajikan dalam gaya family-style, untuk dinikmati secara perlahan dan bersama setelah berbuka puasa,” ujar Director of OKUZONO Hospitality Group, Nadia Sofiandi, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (25/2).

ANTARA berkesempatan untuk mencicipi sajian Ramadhan Set Menu, yang terdiri atas hidangan Minced Chicken Wonton Clear Soup berupa kuah bening yang rasanya asin dan gurih dengan wonton ayam lembut, disajikan hangat sebagai pembuka yang menenangkan setelah seharian berpuasa.

Hidangan menu Ramadan Set di antaranya bebek panggang, tahu goreng, di restoran Chinese modern Twelve Chinese Dining di Jakarta. (ANTARA/Sri Dewi Larasati)
Kemudian ada Tofu Bomb, berupa tahu goreng bertekstur renyah di luar dan di dalamnya ada isi daging menjadi camilan sebelum makan berat. Bagi yang suka pedas, restoran ini memiliki chili oil yang rasa pedasnya terasa kuat.

Famous Crispy Roasted Duck, bebek panggang kulit renyah dan dagingnya empuk, bisa dicocol dengan saus khas yang manis gurih. Sautéed Prawns with Lemon XO Sauce, berupa udang segar dengan sentuhan XO dan jeruk lemon yang menghadirkan keseimbangan rasa gurih dan segar.

Baca juga: Menikmati Imlek di Twelve Chinese Dining

Hidangan ikan kerapu kukus yang disajikan di restoran Chinese modern Twelve Chinese Dining di Jakarta. (ANTARA/Sri Dewi Larasati)
Steamed Garoupa Fish, Hong Kong Style, hidangan berbahan dasar ikan kerapu kukus beraroma khas Hong Kong ini sama sekali tidak amis dan teksturnya lembut, cocok disantap bersama nasi putih hangat. Disandingkan dengan Fried Hong Kong Kailan with Golden Garlic yang menawarkan kesegaran sayur dengan aroma bawang putih yang gurih.

Hidangan Pan-Fried Vermicelli with Chicken Sausage berupa mi bihun tumis ala Twelve yang disajikan dengan potongan daging yang mengenyangkan, menjadi pilihan untuk menutup sajian bersama.

Baca juga: Makan ala bangsawan China kuno di museum kuliner Kekaisaran Beijing

Hidangan minuman di restoran Chinese modern Twelve Chinese Dining di Jakarta. (ANTARA/Sri Dewi Larasati)
Tak hanya makanan, tersedia juga minuman yang bisa dicicipi sebagai pelengkap buka puasa, di antaranya Rice Flour Jelly with Coconut Milk, dengan tekstur lembut dengan manis yang ringan, serta Chilled Mixed Fruit Cocktail with Longan perpaduan asam, manis, dan segar.

Twelve Chinese Dining menghadirkan pengalaman kuliner yang terinspirasi oleh kekayaan budaya Tiongkok. Pengunjung akan disuguhi interior Twelve Chinese Dining yang memiliki estetika arsitektur Tiongkok dengan berbagai unsur seperti 12 zodiak di seluruh sudut ruangnya.

Baca juga: Nom Nom, memelihara autensitas masakan Indonesia di Beijing

Suasana di restoran Chinese modern Twelve Chinese Dining di Jakarta. (ANTARA/Sri Dewi Larasati)
Terdiri atas dua lantai yang meliputi area bar, area makan utama, area makan atas, dan area makan private. Serta di tengah area utama, terdapat dua pagoda yang menjulang tinggi di mana pengunjung dapat melihat keseluruhan restoran dari ketinggian, serta menawarkan berbagai spot foto yang menarik untuk diunggah di media sosial.

Baca juga: Menjalin persahabatan China-Indonesia lewat kuliner khas Nusantara

Pewarta: Sri Dewi Larasati
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026