Jakarta (ANTARA) - Direktorat Kebudayaan Universitas Indonesia (UI) bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan RI menginisiasi mengadakan program Syiar Ramadan Kampus UI 2026 dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan.

Budayawan sekaligus Direktur Kebudayaan Universitas Indonesia, Dr. Ngatawi Al‑Zastrouw menegaskan bahwa Ramadhan tidak hanya dimaknai sebagai ritual keagamaan, tetapi juga sebagai ruang kebudayaan yang mempertemukan nilai-nilai spiritual dengan tradisi masyarakat.

Dr. Ngatawi Al-Zastrouw dalam keterangan pers yang diterima, Sabtu, menegaskan bahwa Syiar Ramadan UI 2026 merupakan salah satu kegiatan yang memberikan dampak positif untuk mahasiswa, sivitas akademika, dan masyarakat sesuai dengan tagline UI "Unggul Impactful untuk Indonesia."

Baca juga: Kanji rumbi masih menjadi syiar Ramadhan di Masjid Darussalam Langsa

"Syiar Ramadan UI hadir untuk meningkatkan kreativitas, daya inovasi bagi mahasiswa, sivitas akademika dan para seniman, sehingga UI yang unggul impactful dapat dirasakan oleh masyarakat Indonesia,” kata Dr. Ngataw.

Rangkaian kegiatan Syiar Ramadan UI 2026 yang diselenggarakan sejak 1-6 Maret 2026 di antaranya Rendang untuk Sumatera, Pameran Etnofotografi, Workshop Kaligrafi, Sarasehan Budaya, Ngabuburit Budaya, dan ditutup dengan Tadarus Seni.

Tadarus Seni juga berjalan dengan meriah, baik dari penonton yang hadir secara langsung di Auditorium Direktorat Kebudayaan UI hingga siaran langsung pada kanal youtube Direktorat Kebudayaan UI.

Acara puncak dari rangkaian kegiatan Syiar Ramadan UI 2026 hadir dengan nuansa seni dan spiritualitas dikemas dalam bentuk puisi, tari, dan pagelaran musik yang dimeriahkan oleh Indra Sabil AFI, Michail Abel Firdausi, Ki Ageng Ganjur, Topeng Ireng, Tari Waro'an Magelang, dan Yogie Sani.

Baca juga: Makara Art Center UI gelar acara Syiar Ramadhan

Baca juga: Kemenag gelar Anugerah Syiar Ramadhan 2025 apresiasi media berkualitas

Baca juga: Enam ulama Al Azhar Mesir isi syiar Ramadhan di Indonesia

Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026