Wakil Direktur Utama InJourney Airports Achmad Syahir dalam konferensi pers di Tangerang, Rabu mengatakan bahwa seluruh 37 bandara telah dipastikan siap melayani para calon penumpang pesawat pada arus mudik ini.
"Dari total 37 bandara, ada 30 bandara yang statusnya internasional berdasarkan ketentuan peraturan Kementerian Perhubungan yang terbaru yang efektif 8 Agustus 2025. Jadi dari Aceh sampai Papua, itu ada bandara-bandara yang dikelola oleh InJourney Airport dan seluruhnya siap melayani," jelasnya.
Ia mengatakan sebagai bentuk kesiapannya dalam menghadapi periode mudik Lebaran ini, pihaknya telah mengerahkan dan menyiagakan sejumlah petugas hingga fasilitas layanan, di antaranya pada area penumpang pesawat ada layanan kendaraan menuju terminal untuk mengantar penumpang.
Baca juga: DKI siagakan petugas untuk amankan lalin di lokasi wisata saat Lebaran
"Terkait dengan periode Lebaran, kita mulai membuka posko pada tanggal 13 sampai dengan 30 Maret 2026. Seluruh fasilitas hingga petugas telah dikerahkan," katanya.
Dia menyebutkan, untuk periode mudik Lebaran tahun ini diproyeksikan sekitar 498.000 penumpang dengan pergerakan pesawat kurang lebih 3.357 penerbangan.
"Nanti di peak-nya itu mungkin di sekitar tanggal 15 Maret. Kemudian arus baliknya di tanggal 28 Maret. Nah kita ketahui juga bahwa ada beberapa hari yang memang ditetapkan oleh pemerintah menjadi work from anywhere," ungkapnya.
Sementara, selama pergerakan arus mudik Lebaran tahun ini terdapat dua bandara terbesar yaitu Soekarno-Hatta itu CGK dan I Gusti Ngurah Rai (DPS) akan menjadi bandar udara tersibuk pada periode tersebut
Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026