"Antusiasme para pemudik yang mencapai lebih dari 32 ribu orang ini merupakan bukti nyata bahwa program Mudik Gratis Presisi 2026 sangat dinantikan oleh khalayak luas," katanya di Jawa Tengah, Senin, dikutip dari keterangan dikonfirmasi.
Ia mengatakan program mudik gratis itu bukan sekadar urusan logistik transportasi, melainkan wujud perhatian dan aksi humanis Polri untuk masyarakat serta langkah strategis dalam mendukung kelancaran dan keamanan arus mudik secara nasional.
Aksi tersebut juga selaras dengan semangat yang diusung kepolisian tahun ini, yaitu "Mudik Aman, Keluarga Bahagia".
Ia pun mengharapkan melalui fasilitas itu, para peserta Mudik Gratis Presisi bisa merasa tenang selama di perjalanan, tiba dengan selamat di kampung halaman, serta merasakan kebahagiaan saat berkumpul kembali bersama keluarga.
Adapun, berdasarkan laporan terbaru dari Posko Operasi Ketupat 2026 hingga Senin, antusiasme masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas transportasi aman ini terpantau sangat tinggi di berbagai wilayah Indonesia.
Secara akumulatif, program tersebut telah berhasil menjaring sebanyak 32.721 orang peserta yang diberangkatkan melalui jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda di seluruh penjuru tanah air.
Guna mendukung mobilitas massa dalam jumlah besar tersebut, Polri telah menyiagakan armada angkutan yang sangat memadai, mencakup 663 unit bus, 29 unit kendaraan Hiace, hingga penyediaan satu unit kapal motor penumpang (KMP).
Polda Jawa Tengah menjadi wilayah dengan konsentrasi peserta terbesar yang mencapai 13.040 orang dengan dukungan 326 unit bus. Kemudian disusul oleh jajaran Polda Sumatera Barat yang memfasilitasi total 12.000 pemudik.
Sementara di wilayah ibu kota, Polda Metro Jaya juga berkontribusi besar dengan memberangkatkan 2.500 peserta menggunakan 60 unit bus.
Baca juga: Kakorlantas: Arus lalu lintas terkendali meski kendaraan meningkat
Baca juga: Kakorlantas sebut posko terpadu tanda negara hadir pada masa mudik
Baca juga: Tinjau Kalikangkung, Polri pastikan kesiapan pengamanan arus mudik
Pewarta: Nadia Putri Rahmani
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026