Ada sekitar 143 juta pergeseran masyarakat dari kota-kota besar ke daerah-daerah. Artinya maka sampah yang timbul dalam satu harinya bisa dikalikan 0,5 kilogramJakarta (ANTARA) - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mengingatkan kepada pemerintah daerah (pemda) untuk bersiap menghadapi kenaikan timbulan sampah di wilayah masing-masing saat periode libur Lebaran 2026.
Menteri LH/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif Faisol Nurofi menyampaikan saat meninjau Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Selasa, bahwa Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan sekitar 143,91 juta orang akan melakukan mudik Lebaran dan kembali ke kampung halaman pada tahun ini.
"Ada sekitar 143 juta pergeseran masyarakat dari kota-kota besar ke daerah-daerah. Artinya maka sampah yang timbul dalam satu harinya bisa dikalikan 0,5 kilogram," kata Menteri LH Hanif.
Baca juga: KLH beri waktu 3 bulan pengelola terminal perbaiki pengelolaan sampah
Dia menjelaskan timbulan sampah yang biasanya dihasilkan di wilayah seperti Jakarta akan bergeser ke daerah tujuan mudik yang memiliki fasilitas dan kemampuan pengolahan beragam di setiap wilayahnya.
"Kami sudah memerintahkan, meminta kepada wali kota dan bupati sebagai penanggung jawab utama sampah untuk segera menyikapi ini," tutur Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq.
Dia mengingatkan semua aturan terkait pengelolaan sampah sudah dimiliki dan meminta agar pemda mengikutinya sesuai dengan ketentuan.
Sebelumnya Kemenhub memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi pada Rabu (18/3) dengan estimasi pergerakan masyarakat pada hari tersebut dapat mencapai 21,97 juta orang.
Baca juga: Pemprov DKI kerahkan 2.859 petugas kebersihan selama libur Lebaran
Secara nasional survei Badan Kebijakan Transportasi (Baketrans) Kementerian Perhubungan memperlihatkan sebanyak 143,92 juta orang berencana melakukan perjalanan selama periode libur Idul Fitri 1447 Hijriah/2026.
"Angka ini memang menurun 1,75 persen dibandingkan survei pada tahun 2025 sekitar 146 juta. Namun demikian pada realisasi tahun 2025 justru mencapai 154 juta. Artinya mobilitas masyarakat pada masa lebaran cenderung melampaui angka survei," ucap Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi dalam Sidang Kabinet Paripurna, Jumat (13/3)
Dari sisi moda transportasi Menhub Dudy menyampaikan mobil pribadi diprediksi masih menjadi pilihan utama dengan 76,24 juta pemudik, disusul sepeda motor dan bus.
Baca juga: Cegah celaka, pemudik kendaraan pribadi disarankan rehat tiap 4 jam
Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026