Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa sore ditutup naik mengikuti penguatan mayoritas bursa kawasan dan global menjelang libur panjang Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri 2026.

IHSG ditutup menguat 84,55 poin atau 1,20 persen ke posisi 7.106,84. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 8,69 poin atau 1,22 persen ke posisi 722,41.

"Bursa regional Asia didominasi penguatan karena sentimen didorong oleh penguatan berkelanjutan di Wall Street (AS) semalam,” ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus alias Nico dalam kajiannya di Jakarta, Selasa.

Dari mancanegara, pelaku pasar juga semakin bertaruh bahwa bank sentral AS The Fed akan mempertahankan suku bunga tidak berubah dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada 17-18 Maret 2026.

Di sisi lain, harga minyak masih berfluktuasi setelah Iran meningkatkan serangan terhadap infrastruktur energi di sekitar Teluk Persia, namun optimisme bahwa Selat Hormuz akan segera dibuka kembali turut mendukung minat investor.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump meminta China untuk menunda pertemuannya dengan Presiden China Xi Jinping sekitar satu bulan, dengan alasan perlu fokus pada konflik Iran.

Dari dalam negeri, pemerintah berkomitmen terhadap disiplin fiskal, dengan menekankan bahwa batas defisit anggaran sebesar 3 persen terhadap PDB hanya akan dilanggar dalam kondisi krisis berat.

Sementara itu, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) Maret 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate tetap di level 4,75 persen, dalam rangka memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dari dampak memburuknya kondisi global akibat perang di Timur Tengah, serta menjaga pencapaian sasaran inflasi 2026-2027 dalam sasaran 2,5 plus minus 1 persen.

Adapun, pasar saham Indonesia akan libur panjang mulai Rabu (18/3), dan kembali dibuka pada Rabu (25/3), atau pekan depan dalam rangka memperingati Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri 2026.

IHSG dibuka menguat dan betah di teritori positif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor menguat yaitu dipimpin sektor transportasi dan logistik yang naik sebesar 3,46 persen, diikuti oleh sektor barang baku dan sektor infrastruktur yang naik masing-masing sebesar 2,62 persen dan 2,10 persen.

Sedangkan dua melemah yaitu sektor keuangan turun paling dalam sebesar 0,31 persen, diikuti oleh sektor barang konsumen non primer yang turun sebesar 0,15 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu LAPD, EXCL, ICON, EMTK dan PYFA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni PSDN, POLA, NZIA, ZATA dan RLCO.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.555.645 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 30,92 miliar lembar saham senilai Rp23,86 triliun. Sebanyak 457 saham naik, 214 saham menurun, dan 148 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 50,70 poin atau 0,09 persen ke 53.700,40, indeks Shanghai melemah 34,88 poin atau 0,85 persen ke 4.049,91, indeks Hang Seng menguat 34,52 poin atau 0,13 persen ke posisi 25,868,54, dan indeks Straits Times menguat 67,28 poin atau 1,38 persen ke posisi 4.935,97.

Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026