“Korlantas Polri dengan jajaran Polres itu ada tim urai, ada Polwan, dan bahkan ada dari Angkatan Darat; Kowad, ada Kowal juga. Membangunkan, kita ingatkan agar jalan. Ini sangat manusiawi sekali,” kata Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Pol. Agus Suryonugroho Posko Command Center KM 29 Tol Cikampek, Jawa Barat, Kamis.
Ia memahami pemudik yang kelelahan dan menepi di bahu jalan untuk beristirahat. Namun, menurutnya, keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama.
“Memang banyak kami akui, tetapi kami juga melihat bahwa pada saat-saat mungkin mau sahur, mau buka puasa, itu banyak yang parkir di bahu jalan. Kami mengharapkan sebetulnya tidak boleh seperti ini karena ini mengganggu arus lalu lintas dan ini juga rawan peristiwa kecelakaan,” ucapnya.
Sebelumnya, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo juga mengimbau masyarakat untuk tidak beristirahat di bahu jalan lantaran berisiko bagi keselamatan.
"Apabila rest area penuh, tolong ditaati apa yang menjadi imbauan daripada petugas. Ya, tidak istirahat di bahu-bahu jalan karena di bahu-bahu jalan tol ini memiliki tingkat risiko cukup tinggi," kata dia.
Operasi Ketupat 2026 berlangsung selama 13 hari, yaitu mulai tanggal 13 Maret sampai dengan 25 Maret 2026, dengan melibatkan 161.243 personel gabungan.
Polri sendiri telah menyiapkan 2.746 pos yang terdiri dari 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, serta 343 pos terpadu, sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan.
Pengamanan juga akan difokuskan terhadap 185.607 objek berupa masjid, lokasi salat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara.
Pewarta: Nadia Putri Rahmani
Editor: Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026