"Saat kawasan ini memasuki musim hari raya keagamaan, saya pikir semua orang harus tenang dan operasi militer harus dihentikan setidaknya selama beberapa hari untuk memberi kesempatan lain bagi negosiasi," kata Macron menjelang KTT para pemimpin Uni Eropa.
Umat Muslim akan merayakan Idul Fitri pada tanggal 20 Maret, yang menandai berakhirnya puasa yang dilakukan selama bulan suci Ramadan.
Pada tanggal 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk di Teheran, menyebabkan kerusakan dan korban sipil serta menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Iran menanggapi dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.
AS dan Israel awalnya mengklaim serangan "preemptif" mereka diperlukan untuk melawan ancaman yang dirasakan dari program nuklir Iran, tetapi mereka segera memperjelas bahwa mereka ingin melihat perubahan kekuasaan di Iran.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Prancis siapkan draf kesepakatan akhiri konflik Lebanon-Israel
Baca juga: Macron: Prancis tak akan terlibat operasi militer di Selat Hormuz
Baca juga: Iran kritik Macron abaikan serangan terhadap fasilitas energi Iran
Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026