"Pentingnya mengaktivasi fungsi sosial masjid guna mendukung kelancaran arus balik," ucap Romo setelah meninjau pelayanan arus balik Masjid Ramah Pemudik di Masjid Ar-Rivai TPI Medan dan Masjid Al-Jihad Batang Kuis, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat.
Wamenag menegaskan bahwa program Masjid Ramah Pemudik ini berangkat dari filosofi mudik sebagai tradisi nasional yang sarat nilai religius, di antaranya semangat bersilaturahim dan berbakti kepada orang tua maupun kerabat di kampung halaman dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri.
"Masjid tidak hanya tempat ibadah ritual, tapi juga menjadi pusat pelayanan bagi musafir. Kita sepakat memberi dukungan penuh bagi saudara-saudara kita yang mudik agar nyaman dan aman saat beristirahat," ungkap Romo.
Baca juga: Kemenag luncurkan program masjid ramah pemudik di Aceh
Wamenag memperkirakan beberapa hari ke depan masyarakat di tanah air akan melakukan perjalanan arus balik usai bersilaturahim di kampung halaman.
Pihaknya berharap kepada pengurus 6.529 Masjid Ramah Pemudik di seluruh Indonesia agar dapat melayani para pemudik dengan sepenuh hati.
"Saya mengapresiasi, khususnya pengelola Masjid Ar-Rivai TPI Medan, Masjid Al-Jihad Batang Kuis dan seluruh masjid di Indonesia yang telah menyediakan fasilitas penginapan gratis serta pelayanan 24 jam untuk pemudik," tutur Romo.
Menurut dia, antusiasme badan kemakmuran masjid (BKM) di seluruh Indonesia sangat luar biasa dalam mempersiapkan fasilitas pemudik usai penetapan Masjid Ramah Pemudik dari Kementerian Agama.
Baca juga: DMI Jatim luncurkan program "Masjid Ramah Pemudik dan Arus Balik"
"Di berbagai daerah masjid bahkan menyediakan makanan dan minuman gratis sebagai bentuk pelayanan. Bahkan ada juga penginapannya," kata Romo.
Wamenag juga mendorong setiap BKM di Indonesia terus membangun koordinasi dengan pemangku kepentingan guna memastikan keamanan maupun kenyamanan di kawasan masjid.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada pemangku kebijakan lintas sektoral, baik pemerintah daerah, TNI, dan Polri yang turut mendukung suksesnya program ini," jelas Romo.
Ketua BKM Ar-Rivai TPI Medan Ikrom Helmi Nasution mengatakan, Masjid Ramah Pemudik yang digagas Kementerian Agama merupakan solusi bagi kenyamanan dan keamanan para pemudik.
"Alhamdulillah, saat arus mudik Idul Fitri kemarin kami melaksanakan amanah Kementerian Agama dengan baik dan berjalan lancar," katanya.
Baca juga: Sejumlah pemudik di Kaltim bersyukur dengan layanan masjid 24 jam
Pewarta: Muhammad Said
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026