"Hari ini, penyaluran MBG di sekolah kami," kata Kepala Sekolah SDN Cipulir 05 Pagi Hartiningsih saat dihubungi di Jakarta, Selasa.
Dia mengungkapkan sebanyak 452 porsi MBG disalurkan ke SDN Cipulir 05 Pagi, dengan rincian 432 porsi untuk siswa-siswi dan 20 porsi untuk guru.
Dia juga menyebutkan menu MBG yang disediakan pada hari pertama penyaluran pascalibur Lebaran berupa makanan basah, antara lain nasi putih, ayam goreng madu, pepes tahu daun kemangi, sayur bayam, dan buah kelengkeng.
MBG tersebut disalurkan oleh dapur MBG Al Mubarok, yang juga menyalurkan ke beberapa sekolah lainnya.
"Total 2.184 porsi yang disalurkan ke SMAN 32, SDN 01 Cipulir, SDN 05 Cipulir, SDN 07 Cipulir, TK Al-Hasanah dan TK Cendikia," ujar Hartiningsih.
Dalam penyaluran MBG tersebut, sambung dia, guru berperan aktif dalam pengawasan kualitas makanan.
Baca juga: Pramono sebut MBG turunkan stunting dan angka kemiskinan di Jakarta
Setiap makanan yang datang, diperiksa terlebih dahulu sebelum dibagikan kepada siswa.
Menurut Hartiningsih, pengawasan itu dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk memastikan keamanan dan kelayakan makanan.
Apabila ditemukan makanan yang kurang layak, maka pihak sekolah tidak segan menyampaikan komplain kepada tim MBG.
Seperti diketahui, program MBG merupakan upaya nyata pemerintah untuk memastikan anak-anak dapat belajar dengan kondisi fisik yang baik dan semangat belajar yang tinggi.
Sebelumnya, Badan Gizi Nasional (BGN) mengingatkan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar menjalankan program MBG secara profesional menjelang dimulainya kembali program tersebut pada Selasa.
Baca juga: DKI teken kerja sama dengan Badan Gizi Nasional terkait MBG
Baca juga: SPPG diminta terapkan standar keamanan pangan untuk jaga kualitas MBG
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026