Pasar Murah Ramadan bantu warga kurang sejahtera

Rabu, 21 Juni 2017 17:48 WIB
0 Views
Pasar Murah Ramadan bantu warga kurang sejahtera
Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan (kanan) bersama Direktur Pemberdayaan Konsumen Kemendag Luther Palimbong (kedua dari kanan) mengecek harga bahan kebutuhan pokok di Pasar Sentral Bolu Rantepao Toraja Utara. (ANTARA News/Vicki Febrianto)
Tana Toraja (ANTARA News) - Penyelenggaraan Pasar Murah Ramadan yang difasilitasi oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag) dinilai mampu membantu warga kurang sejahtera untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau khususnya menjelang Idul Fitri 1438 Hijriyah.

Direktur Pemberdayaan Konsumen Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kemendag, Luther Palimbong, mengatakan bahwa Pasar Murah Ramadan terselenggara atas kerja sama perusahaan swasta dengan pesantren dan panti asuhan.

"Pasar Murah Ramadan ini bukan bagi-bagi sembako, karena warga harus tetap membeli yang nanti hasil penjualannya disumbangkan ke pesantren," kata Luther, di Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu.

Selain kerja sama dengan perusahaan swasta, pesantren dan panti asuhan, Kementerian Perdagangan juga menggandeng pemerintah daerah. Pembiayaan penyelenggaraan Pasar Murah Ramadan tersebut melalui dana dekonsentrasi maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masing-masing.

Hingga saat ini, Pasar Murah Ramadan sudah diidentifikasi sebanyak 395 lokasi di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Khusus untuk wilayah Toraja, Pasar Murah Ramadan diselenggarakan di empat titik, yakni Masjid Bolu dan Masjid Agung Rantepao Toraja Utara, serta Masjid Babu dan Masjid Madandan Tana Toraja.

Pada tiap titik pasar murah tersebut, disediakan sebanyak 50 paket bahan kebutuhan pokok senilai kurang lebih Rp100.000 yang dijual dengan harga Rp50.000 per paket. Penjualan tersebut menggunakan sistem kupon yang dibagikan terlebih dahulu oleh panitia.

"Kegiatan Pasar Murah Ramadan juga dipergunakan untuk memantau harga bahan pokok. Jika ada lonjakan harga atau kelangkaan stok, maka bisa segera diantisipasi," kata Luther.

Dalam kesempatan tersebut, pemantauan harga kebutuhan pokok juga dilakukan di Pasar Bolu Toraja Utara dan Pasar Sentral Makale Tana Toraja. Kementerian Perdagangan memastikan pasokan barang kebutuhan pokok khususnya untuk wilayah Toraja mencukupi khususnya dari pasar tradisional.

Namun, pasokan gula dan minyak goreng kemasan sederhana di toko ritel modern cenderung mengalami kekosongan akibat minimnya pasokan dari sentra distribusi Makassar. Sementara minyak goreng premium masih tersedia dengan stok yang cukup.

Pasar Murah Ramadan bertujuan untuk membantu warga yang belum sejahtera dalam mendapatkan bahan pokok dengan harga yang terjangkau. Sejumlah perusahaan swasta turut serta dalam program tersebut sebagai bagian dari program corporate social responsibility (CSR) perusahaan.

Editor: Monalisa

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar
Pemimpin Pondok Pesantren Abdurrahman Wahid Soko Tunggal KH Nuril Arifin Husein mengajak umat Muslim untuk menyebarkan perdamaian dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri."Kita ...
Volume penumpang selama masa angkutan Lebaran 2017 di wilayah PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto naik 15,29 persen dari tahun sebelumnya, kata Manajer Humas PT ...
Pemudik membanjiri pusat oleh-oleh tiwul dan gatot di Jalan Wonosari-Baron Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memborong makanan khas wilayah ini. Meskipun ...
Pemimpin Pondok Pesantren Abdurrahman Wahid Soko Tunggal KH Nuril Arifin Husein mengajak umat Muslim untuk menyebarkan perdamaian dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri."Kita ...