Bogor bertakbir dihadiri tokoh lintas agama

Sabtu, 24 Juni 2017 23:23 WIB
Bogor bertakbir dihadiri tokoh lintas agama
Walikota Bogor Bima Arya (ANTARA /Fahrul Jayadiputra)
Bogor (ANTARA News) - Sejumlah tokoh lintas agama turut memeriahkan pawai Bogor Bertakbir yang diselenggarakan Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, bekerja sama dengan Komunitas Bogor Sahabat, Sabtu.

Tampak hadir Romo Endro beserta Romo lain dari Gereja Katedral Bogor ikut dalam iring-iringan pawai Bogor Bertakbir bersama rombongan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.

Selain itu, ikut pula mendamping Tokoh Masyarakat Tionghoa dari Vihara Dhanagun, Guntur Santoso yang ikut bersama wali kota di Masjid Raya Bogor.

Juga ada CEO Agricon keturunan Tionghoa yang mualaf ikut mendampingi rombongan Muspida Kota Bogor bertakbir bersama.

Pawai Bogor Bertakbir mengambil start dari Balai Kota Bogor diikuti 42 tim yang berasal dari wilayah Kota dan Kabupaten Bogor.

Rombongan pawai berjalan dari Bali Kota menuju Masjid Raya tempat pengumuman lomba Bogor Bertakbir dibacakan.

Bogor Bertakbir juga diisi dengan kegiatan makan bersama para Muspida, dengan tradisi ngeliwet yang juga diikuti peserta lomba Bogor Bertakbir.

"Sudah dua tahun penyelenggaraan Bogor Bertakbir selalu diikuti tokoh-tokoh lintas agama," kata Ketua Panitia Bogor Bertakbir Gatut Sutanta.

Menurut Gatut, kegiatan Bogor Bertakbir sebagai bentuk keberagaman di Kota Bogor yang terus dijaga oleh masyarakat.

"Ini adalah bukti, bahwa Indonesia dibangun dengan keberagaman. Dan Bogor membuktikan keberagaman itu tetap harmonis," kata Gatut.

Sementara itu, Ketua GP Anshor Kota Bogor, Rahmat Imron Hidayat menyebutkan, Bogor Bertakbir yang berlangsung malam ini diikuti berbagai organisasi keagamaan yang ada di Kota Bogor.

"Bogor Bertakbir juga mengajak beberapa tokoh agama untuk berlebur memeriahkan malam takbiran di Kota Bogor," katanya.

Menurut Romi, apa yang tampak dari Bogor Bertakbir adalah keberagaman, takbir sebagai ciri has umat Islam Indonesia yang tidak dimiliki negara lain di dunia.

"Ini menunjukkan Islam itu damai, dan inilah Islam mampu merangkul semua agama," katanya.

Menurutnya, perbedaan yang dimiliki bangsa Indonesia harus terus dirawat agar tidak menimbulkan pepercahan.

"Kita mengapresiasi keterlibatan tokoh lintas agama dalam Bogor Bertakbir. Ini bukti kemajemukan dan keberagaman itu ada, dan perbedaan itu keniscayaan, bukan ancaman yang kita harus dijauhi," kata Imron.

(T.KR-LR/E001)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Berita Lainnya
Komentar
Terpopuler
  1. Mudik Merak H-7 22.286 views
  2. Ceramah Ramadan Arcandra Tahar 18.945 views
  3. Mudik Motor Pelabuhan Merak 7.020 views
  4. Ngabuburit Mercon Zlung 6.837 views
  5. Ceramah Menjaga NKRI 6.709 views
Pemimpin Pondok Pesantren Abdurrahman Wahid Soko Tunggal KH Nuril Arifin Husein mengajak umat Muslim untuk menyebarkan perdamaian dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri."Kita ...
PT Jasa Marga Tbk mencatat ada sebanyak 109.165 kendaraan dari kawasan Jakarta melintasi pintu masuk gerbang Tol Cikarang Utama, Jawa Barat, menuju arah Timur pada enam hari ...
Kelapa muda bakar menjadi salah satu menu favorit masyarakat untuk berbuka puasa pada Ramadhan di Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh. Syahbanda (42), salah seorang pedagang ...
Sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta mengalami peningkatkan jumlah kunjungan selama libur Lebaran.Salah satunya adalah pusat perbelanjaan yang berada di Jakarta Selatan, Mall ...
Pemimpin Pondok Pesantren Abdurrahman Wahid Soko Tunggal KH Nuril Arifin Husein mengajak umat Muslim untuk menyebarkan perdamaian dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri."Kita ...