Peningkatan kendaraan di Tol Cipali diperkirakan 12 persen

Government sets beginning of fasting on May 6
Suyitno, General Manager Operasional PT Lintas Marga Sedaya. (Ali Khumaini)
Subang (ANTARA) - Kendaraan yang akan melintasi Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) di Jawa Barat pada musim mudik Lebaran 2019 diperkirakan akan meningkat 12 persen dibandingkan 2018.

"Kami menyiapkan berbagai antisipasi atas kemungkinan terjadi lonjakan itu," kata Suyitno, General Manager Operasional PT Lintas Marga Sedaya (LMS) selaku operator Tol Cipali, di sela buka puasa bersama dengan wartawan di Subang, Jawa Barat, Rabu.

Di antara antisipasi itu ialah menambah 14 gardu di Gerbang Tol Palimanan Utama sehingga total gerbang tol yang dioperasikan mencapai 26 gardu.

Selain itu akan diturunkan tenaga petugas tol sebanyak 78 orang untuk membantu pelayanan transaksi oleh pengguna dan 18 orang untuk membantu mengatur arus lalu lintas.

Ia mengatakan, selama musim mudik lebaran nanti pihaknya akan menyediakan mobil patroli, ambulans, serta mobil derek gratis.

Tak hanya itu, pihak LMS juga akan menyediakan parking bay secara situasional selama musim mudik di beberapa titik.

Untuk rest area, kata dia, akan ditambah beberapa kios makanan, restoran, penambahan tempat parkir kendaraan, penyediaan BBM dalam kemasan berukuran 5-10 liter dari Pertamina.

"Kami juga akan menyediakan posko kesehatan," katanya. (KR-MAK)
Baca juga: Hadapi Lebaran 2019, pengelola Tol Cipali siapkan langkah berikut
Baca juga: Pengembangan akses tol dinilai dapat meningkatkan lalin Cipali

Sepi penumpang di Bandara Hang Nadim Batam

Pewarta:
Editor: Nusarina Yuliastuti
Copyright © ANTARA 2019