BPOM Tanjungpinang perketat pengawasan pangan jelang Idul Fitri

COVID-19 Task Force chief performs Eid prayers at BNPB Building
BPOM memperketat pengawasan peredaran pangan masyarakat selama Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri. (BPOM Tanjungpinang)
Tanjungpinang (ANTARA) (ANTARA) - Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, memperketat pengawasan di sejumlah gudang pangan Tanjungpinang selama Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah.

"Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengantisipasi sekaligus memastikan peredaran produk pangan aman yang dijual kepada masyarakat," kata Kepala BPOM Tanjungpinang Mardianto, Jumat.

Sasaran pengawasan meliputi bahan pangan olahan tanpa ijin edar dan bahan pangan kedaluwarsa pada distributor pangan, toko, supermarket atau swalayan serta pasar tradisional. "Sejauh ini hasil pantauan kami memang belum ditemukan bahan makanan atau minuman kedaluwarsa," ungkapnya.

Selain pengawasan gudang pangan, lanjutnya, BPOM Tanjungpinang bersama instansi terkait lainnya juga melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap produk pangan atau makanan berbuka puasa (takjil). "Pengecekan dilakukan secara acak  dan uji cepat menggunakan test kit," katanya.

Dalam kegiatan ini, BPOM Tanjungpinang menurunkan mobil laboratorium keliling untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan.*


Baca juga: Waspada pangan berbahan berbahaya, Badan POM minta masyarakat selektif pilih takjil

Baca juga: RAMADHAN: Badan POM perketat pengawasan pangan di seluruh Indonesia


 

Dinas Ketapang Banten awasi keamanan peredaran beras kemasan

Pewarta:
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
Copyright © ANTARA 2019