"Contra Flow" dan "One Way" akan diterapkan di Tol Jakarta-Cikampek

Government sets beginning of fasting on May 6
Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Refdi Andri. (Istimewa)
Purwakarta (ANTARA) - Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Refdi Andri menyampaikan sistem "contra flow" dan "one way" akan diterapkan untuk mengatasi kepadatan di jalan Tol Jakarta-Cikampek pada arus mudik Lebaran 2019.

"Sistem contra flow (lawan arus) dan one way (satu arah) menjadi skema utama dalam mengatasi kepadatan di jalan Tol Jakarta-Cikampek," katanya saat memantau pemberhentian proyek di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Minggu.

Ia mengatakan, rencana pengaturan lalu lintas contra flow maupun one way akan diberlakukan mulai 30-31 Mei 2019 serta 1-2 Juni 2019 untuk arus mudik dan untuk arus balik akan diterapkan pada 8-10 Juni 2019.

Untuk contra flow akan diberlakukan mulai dari Kilometer 29 sampai dengan Kilometer 61 Jalan Tol Jakarta-Cikampek, yakni mulai pukul 06.00-21.00 WIB.

Kemudian one way diberlakukan mulai dari Kilometer 70 Jalan Tol Jakarta-Cikampek sampai dengan Kilometer 263 Jalan Tol Pejagan-Pemalang pada pukul 09.00-21.00 WIB.

Menurut dia, pemberlakuan skema contra flow dan one way ini dilakukan dengan pertimbangan untuk mengakomodasi lalu lintas jarak pendek serta lalu lintas yang dari dan menuju Bandung.

Jalur one way hanya dapat digunakan untuk kendaraan kecil, sedangkan kendaraan besar atau bis serta pengguna jalan dengan jarak pendek agar menggunakan jalur normal.

Sementara untuk pengguna jalan dengan tujuan jarak jauh seperti Cirebon dan Semarang dapat menggunakan jalur one way sebagai jalur alternatif.

 

Contra Flow Diperpanjang

Pewarta:
Editor: Ahmad Buchori
Copyright © ANTARA 2019