Arus penumpang di terminal KM-6 Banjarmasin masih normal

COVID-19 Task Force chief performs Eid prayers at BNPB Building
Arsip: arus mudik di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. (antarakalsel/foto/firman) (antarakalsel/foto/firman/)
Banjarmasin (ANTARA) - Arus kedatangan penumpang di Terminal Kilometer 6 Banjarmasin, Kalimantan Selatan masih berjalan normal, tidak mengalami lonjakan arus mudik menjelang H-7 libur Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijeriah ini.

Menurut Kepala UPTD Terminal KM-6 Banjarmasin A Husaini di Banjarmasin, Selasa, terpantau saat ini arus kedatangan penumpang di terminal terbesar di Kota Banjarmasin ini, tidak ada peningkatan yang signifikan.

"Pantauan kita kedatangan penumpang di terminal kita ini masih sama-sama saja dengan hari-hari biasanya, sehingga pengawasannya tidak diperketat," ujarnya.

A Husaini mengungkapkan, untuk persiapan secara serius mengawasi kedatangan penumpang di terminal ini akan dilakan sejak besok (Rabu), yakni, dengan sudah didirikannya posko pengamanan mudik di terminal tersebut.

"Kita perkirakan lonjakan penumpang itu pada H-5 nanti, sebab itu sudah masuk m,asa libur panjang untuk pegawai negeri," tuturnya.

Dikatakan dia, lonjakan penumpang di terminal ini akan berlangsung untuk jurusan Antarkota Antarprovinsi (AKAP), yakni, tujuan Banjarmasin-Samarinda (Kalimantan Timur) dan Banjarmasin-Palangkaraya-Sampit (Kalimantan Tengah).

"Kalau tahun-tahun lalu kalau puncak mudik itu kedatangan penumpang ke terminal ini diatas seribu perharinya, hingga harus ada tambahan operasional armada bus," tuturnya.

A Husaini memastikan, armada bus untuk jurusan AKAP ini tersedia cukup, hingga masyarakat tidak perlu khawatir tidak bisa mudik kekampung halaman karena ketiadaan trasportasi umum.

Untuk jurusan Antarkota Dalam Provinsi (AKDP), tutur A Husaini, saat ini masih terpantau seperti bisa, baik tujuan Banua Enam (wilayah hulu sungai) maupun tujuan ke daerah Palaihari (Tanah Laut), Batulicin (Tanah Bumbu) dan Kotabaru.

"Masih rata-rata kedatangan dan keberangkatan armada bus sekitar enam buah, sementara untuk jenis trasportasi L300 sekitar 50 buah," ujarnya.
 

Takjil yang dibayar dengan doa

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019