Pemudik pejalan kaki milih nginap di Pelabuhan Bakauheni

COVID-19 Task Force chief performs Eid prayers at BNPB Building
Sejumlah Pemudik Pejalan Kaki Memilih Minap di Pelabuhan Bakauheni Demi Menjaga Keamanan dan Keselamatan di Jalinsum, Jumat (31/5/2019) (ANTARA.com/Dian Hadiyatna)
Bandarlampung (ANTARA) - Sejumlah pemudik pejalan kaki yang baru sampai di Pelabuhan Bakauheni Lampung setelah melakukan penyeberangan dari Pelabuhan Merak Banten memilih menginap di sana dibandingkan harus melanjutkan perjalanannya.

Amin (30) salah satu pemudik yang menginap di Pelabuhan Bakauheni  mengatakan akan melanjutkan perjalanan mudiknya besok pagi. Selain sudah larut malam juga untuk melepas lelah di perjalanan tadi.

"Besok pagi saja dilanjutkan perjalanannya agar lebih aman karena saya bawa anak istri mudik kali ini," kata dia.

Ia mengatakan melakukan mudik bersama keluarganya dari Bogor dengan tujuan Lampung Utara, dan meniatkan melanjutkan perjalanannya besok pagi.

Sementara itu pemudik lainnya Anna (25) yang bermalam di sana mengatakan bahwa nginap di Pelabuhan Bakauheni dikarenakan Jalinsum tidak aman untuk dilalui pada malam hari.

"Saya dengar-dengar dari kawan kalau Jalinsum masih rawan dan tidak terlalu aman," katanya.

Ibu rumah tangga yang baru melakukan mudik pertama kali melalui jalur darat ini masih sedikit was-was melakukan perjalanan mudik pada waktu malam hari meski memakai bus.

"Saya sudah tiga kali mudik ke Lampung bersama suami namun yang pertama dan kedua kami naik pesawat," katanya.

Ia mengakui pada mudik kali ini menggunakan jalur darat disebabkan harga tiket pesawat pada mudik kali mahal.

Baca juga: Hutama Karya pastikan Tol Bakauheni-Palembang siap dilalui pemudik

Baca juga: Ini strategi Kemenhub ganjil-genap di Merak-Bakauheni

 
Pewarta:
Editor: Budi Suyanto
Copyright © ANTARA 2019