Masjid Al Azhar salurkan 20 ton beras zakat fitrah

Government sets beginning of fasting on May 6
Jemaah salat Idulfitri mulai mendatangi Masjid Agung Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (5-6-2019). (Foto: Adnan Nanda)
Jakarta (ANTARA) - Masjid Agung Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menyalurkan 20 ton beras zakat kepada 7.286 orang sejak Minggu (2/6) hingga Selasa (4/6).

"Sebanyak 4.500 kilogram beras kami berikan kepada 1.500 mustahik (orang yang berhak menerima zakat) yang datang langsung ke masjid. Selebihnya sebanyak 15.500 kilogram beras tersalurkan ke 93 masjid, musala, dan lembaga dakwah sosial di Jabodetabek," kata Sekretaris Panitia Ramadan dan Idulfitri 1440 Hijriah Masjid Agung Al Azhar Satrio di Jakarta, Rabu.

Satrio menyebutkan besaran zakat ditentukan Rp50 ribu per jiwa, kemudian disalurkan dalam bentuk beras jenis pandan wangi dengan berat 3,5 liter atau 2,75 kilogram.

Jumlah zakat fitrah dalam bentuk uang yang masuk pada tahun ini sebesar Rp364.286.400,00.

"Jumlah muzaki (orang yang wajib mengeluarkan zakat) pada tahun ini kurang lebih 7.000 orang," kata Satrio.

Berdasarkan laporan keuangan masjid, infak tromol selama Tarawih mencapai Rp343.263.000,00, zakat mal Rp586.663.500,00, dan infak zakat fitrah Rp430.336.400,00. Bila dijumlahkan dengan infak-infak lainnya, total penerimaan Masjid Agung Al Azhar selama Ramadan 2019 mencapai Rp3.025.620.896,00.

Flash – Massa Aksi Deklarasi Kemenangan Prabowo mulai berdatangan

Pewarta:
Editor: D.Dj. Kliwantoro
Copyright © ANTARA 2019