Dari Perancis gaungkan pesan persatuan di Idul Fitri

COVID-19 Task Force chief performs Eid prayers at BNPB Building
Wakil Duta Besar, Agung Kurniadi (berdiri, tengah), menyampaikan pesan persatuan pasca pemilu, dan sekaligus ucapan selamat hari raya dan sekaligus mengundang untuk hadir pada acara halal bi halal di Wisma Duta Kedutaan Besar Indonesia di Paris. (Kedutaan Besar Indonesia di Paris)

Jakarta (ANTARA) - Kedutaan Besar Indonesia di Paris menyampaikan pesan Persatuan Pasca Pemilu disampaikan setelah khotbah di Hari Raya Idul Fitri, yang disampaikan kepada masyarakat Indonesia yang hadir ke Balai Budaya Kedutaan Besar Indonesia di Paris usai melaksanakan sholat idul Fitri.

Wakil Duta Besar Indonesia untuk Perancis, Agung Kurniadi, menyampaikan pesan persatuan pasca pemilu, dan sekaligus ucapan selamat hari raya dan sekaligus mengundang untuk hadir pada acara halal bi halal di Wisma Duta. "Masyarakat sangat antusias menghadiri undangan tersebut," ujarnya.

Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Indonesia di Paris, Prof Warsito, kepada ANTARA, di Jakarta, Rabu, menyebutkan masyarakat muslim Perancis melaksanakan sholat Idul Fitri 1 Syawal jatuh pada 4 Juni , setelah Masjid Jami' Paris (grande mosquee de Paris) secara resmi mengumumkan hasil sidang isbath.

Semua asosiasi dan masjid di Perancis serentak melaksanakan sholat Idul Fitri bersama-sama, mulai pukul 08.30 pagi waktu setempat. Beberapa masjid di kota-kota besar tidak mampu menampung ribuan warga beragama Islam, sehingga difasilitasi pemerintah daerah setempat untuk menggunakan lapangan gimnastik, di antaranya Mesjid Courbevoie, kota modern di pinggiran Paris.

Tidak terkecuali masyarakat muslim Indonesia di tengah cuaca Paris yang agak mendung gerimis dengan suhu sekitar 16 Celcius, berbondong-bondong ke Balai Budaya Kedutaan Besar Indonesia di Paris untuk sholat idul fitri mulai pukul 09.05 pagi waktu setempat meskipun warga Indonesia sejak pukul 08.00 pagi sudah mulai berdatangan.

Panitia perayaan sholat idul fitri telah mempersiapkan lokasi sholat dengan kapasitas 700 orang, sekitar 60 persen yang hadir adalah perempuan.

Khotib dan imam sholat, Dr Muhammad Zein, menyampaikan khotbah hikmah bulan Ramadhan dan amalan-amalan sesudahnya, dan mengajak semua jemaah berdoa agar tahun depan dipertemukan lagi dengan bulan Ramadhan.

Disampaikan juga hikmah berinfaq, menahan amarah, dan mudah memaafkan untuk terus diamalkan selama 11 bulan ke depan.

Kegiatan diakhiri dengan saling berjabat tangan seluruh masyarakat muslim Indonesia di Paris dan juga perantauan Indonesia. Sebelum meninggalkan tempat sholat, semua hadirin menikmati hidangan khas Indonesia.

Tren gadai emas di Medan menurunĀ 

Pewarta:
Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2019