Jalur Pandeglang-Labuan padat

COVID-19 Task Force chief performs Eid prayers at BNPB Building
Kendaraan roda empat memadati jalur Puncak Cisarua Kabupaten Bogor Jawa Barat, selama musim libur labaran. (M Fikri Setiawan)
Pandeglang (ANTARA) - Jalur Pandeglang-Labuan sepanjang 40 Km padat kendaraan dan sulit bergerak akibat banyak pemudik mendatangi sejumlah lokasi wisata usai Lebaran.

Pantauan Antara, Kamis, kepadatan kendaraan itu karena banyak pemudik bersama anggota keluarga mendatangi sejumlah obyek wisata.

Selain itu juga banyak pemudik berkunjung ke sanak keluarga maupun berziarah.

Antrian panjang kendaraan terjadi sejak pagi hingga siang ini masih berlangsung dan kemungkinan hingga malam hari.

Kemacetan lebih parah di perempatan Kadu Banen, Maja, Cipeucang, Cikole, Cadasari, Menes dan Saketi.

"Kami sudah dua jam kendaraan sulit bergerak," kata Wawi, seorang pengemudi bertujuan Pantai Carita.

Ia mengatakan, seharusnya jika berjalan lancar sudah sampai tujuan, namun ternyata kendaraan menumpuk di perempatan jalan.

Kemungkinan antrian panjang itu sulit bergerak akibat melonjak kendaraan dari arah Rangkasbitung dan Serang.

Karena itu, dirinya berharap kemacetan kendaraan itu segera diuraikan,sehingga arus lalu lintas berjalan lancar. "Kami berharap petugas disebar di rawan-rawan kemacetan," katanya.

Sementara itu, Budi, petugas lalu lintas di perempatan Maja, Pandeglang mengatakan antrean kendaraan itu akibat melonjaknya kendaraan usai Lebaran,sehingga menumpuk di perempatan jalan maupun persimpangan jalan.

"Kami bekerja keras mengatur lalu lintas, namun tingginya jumlah kendaraan yang mengakibatkan terjadi kemacetan," katanya.

Baca juga: Antisipasi macet wisata lebaran, Polisi akan rekayasa lalin Bandung

Baca juga: Jalur Babat-Bojonegoro macet total Lebaran hari kedua

 

Arus kas BPJS Kesehatan surplus Rp18,7 triliun

Pewarta:
Editor: Zita Meirina
Copyright © ANTARA 2019