5.000 orang kunjungi Pantai Airmanis di Sumbar

COVID-19 Task Force chief performs Eid prayers at BNPB Building
Foto udara Pantai Air Manis Padang (Antara Sumbar/Iggoy El Fitra)
Padang (ANTARA) - Sekitar 5.000 orang mengunjungi tempat wisata Pantai Airmanis, Padang, Sumatera Barat (Sumbar), pada Kamis.

"Berdasarkan penjualan tiket Pantai Air Manis hari ini tercatat sebanyak Rp50 juta, jika dikalkulasikan maka pengunjung ada sekitar 5.000 orang," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Padang, Didi Aryadi di Padang, Kamis.

Jumlah tersebut meningkat jika dibandingkan pada Rabu (5/6) dengan jumlah pengunjung 1.500 orang.

Pantai Airmanis adalah salah satu primadona wisata di Kota Padang selain Pantai Padang.

Pada pantai tersebut selain menyuguhkan pemandangan laut yang menenangkan hati, juga terdapat patung Malin Kundang yang melegenda.

Selain itu pemerintah setempat juga menghadirkan pertunjukan seni tradisional khusus untuk para pengunjung pada momen libur Lebaran.

"Ada pentas khusus berisi pertunjukan tradisional seperti musik Minangkabau, saluang, lagu religi, dan lainnya," katanya.

Ia mengatakan pertunjukan itu digelar saban hari mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB.

Pengunjung yang hendak masuk ke objek wisata tersebut dikenakan biaya Rp10.000 per orang dewasa.

Dinas Pariwisata juga terus berkomunikasi dengan instansi lain seperti BPBD, Kepolisian, SAR, PMI, dan lainnya juga terus dilakukan demi menghadirkan keamanan dan kenyamanan pengunjung.

Saat ditanyai tentang diberlakukannya sistem satu arah untuk menuju ke Pantai Airmanis, ia mengatakan cukup efektif untuk menghindari kemacetan.

"Berkaca pada hari dengan jumlah pengunjung sekitar 5.000 orang, pemberlakuan sistem satu arah itu cukup efektif untuk menghindari macet," katanya.

Selain Pantai Airmanis, Kota Padang juga memiliki banyak tempat wisata yang patut untuk dikunjungi seperti Pantai Padang, Danau Cimpago, Pantai Muaro lasak, Gunuang Padang, kawasan Kota Tua, dan lainnya.

Gelombang laut hantam rumah warga di Pantai Air Manis Padang

Pewarta:
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2019