H+6 arus balik di Bandara Internasional Kualanamu berkurang

Government sets beginning of fasting on May 6
Arus balik di Bandara Internasional Kualanamu Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, pada H+6 Idul Fitri 1440 Hijriyah/Lebaran 2019, Rabu (12/6). (Antara Sumut/Foto Munawar.)
Medan (ANTARA) - Arus balik di Bandara Internasional Kualanamu Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, pada H+6 Idul Fitri 1440 Hijriyah/Lebaran 2019 semakin berkurang dan hanya mencapai 10.421 orang, dan lebih banyak pada H+5 yang berjumlah 10.900 orang.

Pemantauan Antara di Bandara Internasional Kualanamu, Rabu sore, jumlah arus balik tersebut semakin sedikit bila dibandingkan pada hari-hari sebelumnya yang cukup banyak jumlahnya.

Bahkan, para penumpang arus balik, banyak yang tidak menggunakan jasa penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu, karena harga tiket cukup mahal, dan tidak terjangkau warga maupun konsumen.

Data yang diperoleh di Posko PT Angkasa Pura II (Persero) menyebutkan jumlah penumpang pemberangkatan domestik 10.421 orang dan kedatangan 7.299 orang.Total penumpang seluruhnya 17.650 orang.

Sebelumnya, arus balik di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, pada Selasa (11/6) H+5 Idul Fitri 1440 Hijriyah/Lebaran 2019 mencapai 10.900 orang.

Jumlah arus balik tersebut tidak terlalu banyak.Para pemudik yang menggunakan tranportasi udara itu sudah semakin berkurang karena masa cuti Lebaran sudah berakhir.

Selain itu para pemudik arus balik banyak yang tidak menggunakan jasa penerbangan, tapi beralih menggunakan kapal laut, serta angkutan bus. Hal itu, mereka lakukan karena tingginya harga tiket pesawat penerbangan domestik maupun internasional.

Data yang diperoleh di Posko PT Angkasa Pura II (Persero) menyebutkan, jumlah penumpang pemberangkatan domestik 10.900 orang dan kedatangan 8.309 orang.Total penumpang seluruhnya mencapai 19.209 orang.

Dari segi fasilitas dan infrastruktur, Bandar Udara Internasional Kualanamu mampu melayani pendaratan dan penerbangan pesawat berbadan besar, yakni Airbus A380 dan pesawat sejenisnya.

Bandara Internasional Kualanamu juga mampu menampung 35 pergerakan pesawat per jam. Namun, saat ini baru melayani 22 pergerakan per jam.
Saat Lebaran bisa meningkat hingga 24-25 pergerakan sehingga slot masih terbuka lebar bagi airlines yang berencana menambah penerbangannya ke Bandara Kualanamu. Hal itu sejalan dengan program PT Angkasa Pura II selaku pengelola bandara.

Baca juga: Pemudik melalui Bandara Internasional Kualanamu terus berdatangan

Baca juga: H+3 arus balik di Bandara Internasional Kualanamu capai 10.328 orang
Pewarta:
Editor: Budi Suyanto
Copyright © ANTARA 2019