Atha Mahmud jabat Ketua Nasdem Sulteng gantikan Aristan

Government sets beginning of fasting on May 6
Atha Mahmud (tengah) Ketua DPW NasDem Sulteng menggantikan Aristan. (Antaranews/Muhammad Hajiji/Humas DPW NasDem Sulteng Hamdin)
Palu (ANTARA) - Ketua Badan Pendidikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Sulawesi Tengah (Sulteng), Atha Mahmud resmi diangkat menjadi Ketua NasDem Sulteng menggantikan Aristan.

Baca juga: Aristan calon Wali Kota Palu usung visi baru bersih peduli

“Pengangkatan Atha Mahmud sebagai Ketua DPW Partai Nasdem Sulawesi Tengah, tertuang dalam Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem, Nomor: 039-SK/DPP-Nasdem/VII/2019, tentang Pengesahan Perubahan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Partai Nasdem Provinsi Sulawesi Tengah,” ucap, Wakil Ketua Bidang Media DPW Partai Nasdem Sulawesi Tengah, Mohamad Hamdin, di Palu, Minggu.

Baca juga: Aristan calon wali kota yang berniat bangun Palu dari pinggiran

Aristan yang sebelumnya menjabat Ketua DPW NasDem Sulteng menggantikan posisi Almarhum Tahmidi Lasahido, di ganti karena Aristan sedang melakukan kerja-kerja politik untuk pemenangan berkaitan dengan dirinya yang ingin mencalonkan sebagai Wali Kota Palu.

“Pergantian Aristan dikarenakan sedang di persiapkan maju sebagai bakal calon Wali Kota Palu pada pemilihan kepala daerah serentak untuk pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu tahun 2020 mendatang,” sebut Hamdin.

Atas pergantin itu, Aristan kini menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Kepemiluan DPW Nasdem Sulteng sekaligus sebagai salah satu fungsionaris partai besutan Surya Paloh untuk tingkat Provinsi Sulteng.

Hamdin menerangkan, Nasdem saat ini sedang menyiapkan Aristan maju sebagai bakal calon Wali Kota Palu. Persiapan itu dilakukan oleh partai politik tersebut, setelah sebelumnya Nasdem melihat menguatnya dukungan terhadap Aristan, dari berbagai lapisan masyarat utamanya kelompok aktivis dari berbagai latar belakang dan tokoh masyarakat di Kota Palu.

Namun, belum dapat di pastikan bahwa Aristan akan mendapat dukungan penuh dan diusung oleh partai politik tersebut ataukah tidak. Sebab, penentuan untuk mengusung calon kepala daerah pada pilkada serentak tahun 2020 di Sulteng, NasDem memiliki aturan tersendiri.

Selain itu, NasDem dalam menentukan calon tidak asal tunjuk, melainkan harus berdasarkan hasil survey, yang menyangkut respon dan dukungan masyarakat internal terhadap tokoh dan figure yang ingin bertarung di pilkada serentak di Sulteng tingkat kabupaten dan kota.

“Namun Nasdem sendiri percaya pada kualitas dan kemampuan Aristan bisa menjadi solusi atas berbagai masalah yang dihadapi masyarakat Kota Palu, utamanya dalam menghadapi rekonstruksi dan rehabilitasi pascagempa, tsunami dan likuefaksi,” kata Hamdin.

Baca juga: Surya Paloh ancam pecat kader NasDem yang cuma bisa jelekkan rekannya
 

KPU tetapkan 55 calon terpilih anggota DPRD Provinsi Papua

Pewarta:
Editor: Ganet Dirgantara
Copyright © ANTARA 2019