Warga Jakarta Utara di minta waspadai bahaya kebakaran

COVID-19 Task Force chief performs Eid prayers at BNPB Building
Sekretaris Kota Jakarta Utara, Desi Putra (tengah). (Dokumentasi Suku Dinas Kominfotik Jakarta Utara)
Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Jakarta Utara meminta warganya untuk waspada terhadap bahaya kebakaran dan mengantisipasi segala hal yang bisa menjadi pemicu api.

Sekretaris Jakarta Utara, Desi Putra, berkata, kebakaran kerap diawali akibat adanya kelalaian manusia. "Perhatikan sumber yang dapat menyebabkan kebakaran, seperti kompor gas dan sumber aliran listrik. Pastikan kondisi rumah aman dari potensi kebakaran saat meninggalkannya," kata dia, dalam keterangan tertulis, Jumat.

Selain mengingatkan warga untuk mengantisipasi kebakaran, dia juga meminta warga untuk sesegera mungkin melaporkan kebakaran agar api bisa cepat dipadamkan.

Juga baca: 12 rumah di Pasar Hongkong habis terbakar

Juga baca: Satu tewas dalam kebakaran kontrakan 30 pintu di Koja

Juga baca: Sudinsos Jakut distribusikan bantuan bagi korban kebakaran Warakas

Pemerintah Jakarta Utara turut prihatin atas banyaknya musibah kebakaran yang terjadi dan memastikan bantuan sudah didistribusikan petugas, baik melalui Suku Dinas Sosial maupun kelurahan dan kecamatan.

"Petugas sudah bergerak cepat untuk memberikan bantuan ke lokasi kejadian. Bantuan yang didistribusikan antara lain logistik, makanan dan minuman cepat saji, hingga perlengkapan sandang," tutupnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, dua lokasi di Jakarta Utara dilanda musibah kebakaran, yakni di Jalan Warakas V Gang 2 RT005/08, Kelurahan Warakas, Tanjung Priok dan Jalan Mandiri III RT03/09 Kelurahan Rawa Badak Selatan, Koja.

Akibat kejadian tersebut, belasan rumah hangus terbakar, dua orang mengalami luka bakar, dan satu orang tewas.

169 pedagang Pasar Bambu Kuning jalani tes COVID-19

Pewarta:
Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2019