Ramadhan 2026

Begini tempat rehabilitasi orangutan Sumatera di Jambi sebelum dilepasliarkan

  • Kamis, 22 Januari 2026 21:52 WIB

Orangutan Sumatera (Pongo abelii) berada di dalam kandang tempat rehabilitasi dan pelatihan Open Orangutan Sanctuary (OOS) Danau Alo, Bentang Alam Bukit Tigapuluh, Tanjung Jabung Barat, Jambi, Kamis (22/1/2026). OOS Danau Alo yang didirikan sejak 2008 hasil kerja sama BKSDA Jambi dengan Frankfurt Zoological Society (FZS) itu telah melepasliarkan 205 ekor orangutan Sumatera di Bentang Alam Bukit Tigapuluh dan saat ini masih merawat 10 ekor orangutan. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/nym.

Orangutan Sumatera (Pongo abelii) berada di dalam kandang tempat rehabilitasi dan pelatihan Open Orangutan Sanctuary (OOS) Danau Alo, Bentang Alam Bukit Tigapuluh, Tanjung Jabung Barat, Jambi, Kamis (22/1/2026). OOS Danau Alo yang didirikan sejak 2008 hasil kerja sama BKSDA Jambi dengan Frankfurt Zoological Society (FZS) itu telah melepasliarkan 205 ekor orangutan Sumatera di Bentang Alam Bukit Tigapuluh dan saat ini masih merawat 10 ekor orangutan. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/nym.

Orangutan Sumatera (Pongo abelii) berada di dalam kandang tempat rehabilitasi dan pelatihan Open Orangutan Sanctuary (OOS) Danau Alo, Bentang Alam Bukit Tigapuluh, Tanjung Jabung Barat, Jambi, Kamis (22/1/2026). OOS Danau Alo yang didirikan sejak 2008 hasil kerja sama BKSDA Jambi dengan Frankfurt Zoological Society (FZS) itu telah melepasliarkan 205 ekor orangutan Sumatera di Bentang Alam Bukit Tigapuluh dan saat ini masih merawat 10 ekor orangutan. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/nym.

Petugas memeriksa kondisi kandang tempat rehabilitasi dan pelatihan orangutan Sumatera (Pongo abelii) di Open Orangutan Sanctuary (OOS) Danau Alo, Bentang Alam Bukit Tigapuluh, Tanjung Jabung Barat, Jambi, Kamis (22/1/2026). OOS Danau Alo yang didirikan sejak 2008 hasil kerja sama BKSDA Jambi dengan Frankfurt Zoological Society (FZS) itu telah melepasliarkan 205 ekor orangutan Sumatera di Bentang Alam Bukit Tigapuluh dan saat ini masih merawat 10 ekor orangutan. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/nym.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait