Ramadhan 2026

Situasi terkini desa yang hilang akibat banjir bandang di Aceh Tamiang

  • Sabtu, 24 Januari 2026 22:16 WIB

Foto udara tumpukkan kayu gelondongan di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (24/1/2026). Sebanyak 1.232 jiwa dari 276 KK di Desa Sekumur kehilangan tempat tinggal akibat banjir bandang yang melanda desa tersebut pada akhir November 2025. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj.

Warga duduk di antara kayu gelondongan di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (24/1/2026). Sebanyak 1.232 jiwa dari 276 KK di Desa Sekumur kehilangan tempat tinggal akibat banjir bandang yang melanda desa tersebut pada akhir November 2025. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj.

Suasana pengungsian warga di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (24/1/2026). Sebanyak 1.232 jiwa dari 276 KK di Desa Sekumur kehilangan tempat tinggal akibat banjir bandang yang melanda desa tersebut pada akhir November 2025. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj.

Foto udara kondisi pengungsian warga di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (24/1/2026). Sebanyak 1.232 jiwa dari 276 KK di Desa Sekumur kehilangan tempat tinggal akibat banjir bandang yang melanda desa tersebut pada akhir November 2025. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj.

Foto udara kondisi pengungsian warga di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (24/1/2026). Sebanyak 1.232 jiwa dari 276 KK di Desa Sekumur kehilangan tempat tinggal akibat banjir bandang yang melanda desa tersebut pada akhir November 2025. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj.

Sejumlah bocah duduk dalam tenda pengungsian di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (24/1/2026). Sebanyak 1.232 jiwa dari 276 KK di Desa Sekumur kehilangan tempat tinggal akibat banjir bandang yang melanda desa tersebut pada akhir November 2025. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj.

Warga melintas di antara kayu gelondongan di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (24/1/2026). Sebanyak 1.232 jiwa dari 276 KK di Desa Sekumur kehilangan tempat tinggal akibat banjir bandang yang melanda desa tersebut pada akhir November 2025. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait