Ramadhan 2026

Unik dan penuh makna! Tradisi Mebuug-Buugan di Bali kembali digelar, ternyata ini makna di baliknya

  • Jumat, 20 Maret 2026 18:37 WIB

Warga melumurkan lumpur ke wajah dan tubuhnya saat tradisi Mebuug-Buugan atau mandi lumpur di kawasan Hutan Mangrove Desa Kedonganan, Badung, Bali, Jumat (20/3/2026). Tradisi tahunan yang diselenggarakan pada hari Ngembak Geni atau sehari setelah Hari Raya Nyepi tersebut dalam rangka menetralisir sifat buruk manusia, memohon kesejahteraan dan membersihkan diri dari hal-hal negatif. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/agr

Anak-anak berjalan di lumpur saat tradisi Mebuug-Buugan atau mandi lumpur di kawasan Hutan Mangrove Desa Kedonganan, Badung, Bali, Jumat (20/3/2026). Tradisi tahunan yang diselenggarakan pada hari Ngembak Geni atau sehari setelah Hari Raya Nyepi tersebut dalam rangka menetralisir sifat buruk manusia, memohon kesejahteraan dan membersihkan diri dari hal-hal negatif. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/agr

Anak-anak melumurkan lumpur ke wajah dan tubuhnya saat tradisi Mebuug-Buugan atau mandi lumpur di kawasan Hutan Mangrove Desa Kedonganan, Badung, Bali, Jumat (20/3/2026). Tradisi tahunan yang diselenggarakan pada hari Ngembak Geni atau sehari setelah Hari Raya Nyepi tersebut dalam rangka menetralisir sifat buruk manusia, memohon kesejahteraan dan membersihkan diri dari hal-hal negatif. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/agr

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait