Presiden Prabowo disambut hangat anak-anak Indonesia di Seoul
- 1 April 2026
Presiden Prabowo Subianto (tengah) bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (keliga kanan), Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kedua kiri), Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto (ketiga kiri), Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak (kiri), Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI M. Tonny Harjono (kedua kanan) dan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali (kanan) meresmikan secara simbolis panen raya tebu di kawasan Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026). Sepanjang Januari-Juni 2026, program ketahanan pangan nasional sinergi pemerintah dan TNI telah meningkatkan nilai tambah perekonomian nasional di antaranya hasil pendampingan TNI AD terhadap 6,26 juta hektare lahan padi dengan produksi sekitar 19,2 juta ton beras, pendampingan TNI AL terhadap lahan 2.432 hektare dengan potensi produksi 3.676 ton kedelai, dan TNI AU mendampingi lahan 236.048 hektare dengan potensi produksi 18,386 juta ton tebu. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/YU
Presiden Prabowo Subianto (tengah) berjalan bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (kiri), Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kedua kiri), Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak (ketiga kanan), Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI M. Tonny Harjono (kanan) dan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali (kedua kanan) setibanya di lokasi panen raya tebu di kawasan Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026). Sepanjang Januari-Juni 2026, program ketahanan pangan nasional sinergi pemerintah dan TNI telah meningkatkan nilai tambah perekonomian nasional di antaranya hasil pendampingan TNI AD terhadap 6,26 juta hektare lahan padi dengan produksi sekitar 19,2 juta ton beras, pendampingan TNI AL terhadap lahan 2.432 hektare dengan potensi produksi 3.676 ton kedelai, dan TNI AU mendampingi lahan 236.048 hektare dengan potensi produksi 18,386 juta ton tebu. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/YU
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan saat meresmikan panen raya tebu di kawasan Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026). Sepanjang Januari-Juni 2026, program ketahanan pangan nasional sinergi pemerintah dan TNI telah meningkatkan nilai tambah perekonomian nasional di antaranya hasil pendampingan TNI AD terhadap 6,26 juta hektare lahan padi dengan produksi sekitar 19,2 juta ton beras, pendampingan TNI AL terhadap lahan 2.432 hektare dengan potensi produksi 3.676 ton kedelai, dan TNI AU mendampingi lahan 236.048 hektare dengan potensi produksi 18,386 juta ton tebu. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/YU
Presiden Prabowo Subianto (tengah) meninjau booth pameran di sela panen raya di kawasan Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026). Sepanjang Januari-Juni 2026, program ketahanan pangan nasional sinergi pemerintah dan TNI telah meningkatkan nilai tambah perekonomian nasional di antaranya hasil pendampingan TNI AD terhadap 6,26 juta hektare lahan padi dengan produksi sekitar 19,2 juta ton beras, pendampingan TNI AL terhadap lahan 2.432 hektare dengan potensi produksi 3.676 ton kedelai, dan TNI AU mendampingi lahan 236.048 hektare dengan potensi produksi 18,386 juta ton tebu. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/YU
Sejumlah petani memotong tebu saat panen raya di kawasan Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026). Pengembangan ekosistem tebu yang terintegrasi dari hulu hingga hilir di Lanud Abdulrachman Saleh tersebut selain menghasilkan gula, tebu juga diolah menjadi bioetanol, bahan bakar ramah lingkungan, pupuk organik, dan berbagai produk industri bernilai tambah yang mendukung ketahanan energi serta memperkuat industri nasional. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/YU