ANTARA - Tuberkulosis (TB) adalah penyakit yang bisa dicegah dan diobati. Namun, lebih dari 10 juta manusia menderita TB setiap tahun, dan lebih dari 1 juta orang meninggal akibat TB, menjadikannya salah satu dari 10 penyebab kematian terbanyak di dunia.
Dari delapan negara dengan angka TBC tertinggi, Indonesia ada di posisi kedua setelah India, disusul Filipina, China, Pakistan, Nigeria, Republik Kongo, dan Bangladesh. Delapan provinsi beban kasus TBC tertinggi adalah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Timur.
Stigma menjadi penyebab sulitnya deteksi dini dan tingginya tingkat TBC. Banyak masyarakat enggan memeriksakan diri, juga takut ketahuan mengidap TBC. Deteksi dini adalah perisai untuk memerangi tuberkulosis.
Puskesmas Ballaparang di Makassar, Sulawesi Selatan, memiliki program deteksi dini dan jemput bola bernama Hantu Mesra alias Hunting Tuberkulosis dengan Mengetuk Sayang Rumah Warga. Lewat program ini, ada pasien-pasien positif TBC yang berhasil dideteksi dan didampingi untuk menjalani pengobatan. (Suci Nurhaliza/Keysha Anissa/Syamsul Rizal/Denno Ramdha Asmara/Nanien Yuniar)