ANTARA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, Rabu (22/7), menjelaskan alasan pemerintah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap menerbitkan penerbitan obligasi daerah sebanyak Rp3,5 triliun meski APBD mencapai Rp81 triliun. Pramono menjelaskan penerbitan obligasi ini untuk menciptakan creative financing agar keuangan Jakarta lebih sehat, transparan, dan terbuka. (Ibnu Zaki/Rizky Bagus Dhermawan/Rijalul Vikry)