ANTARA - Rencana reaktivasi tambang bawah tanah di Sawahlunto, Sumatera Barat, membutuhkan pekerja yang terampil dan memahami keselamatan kerja. Balai Diklat Tambang Bawah Tanah (BDTBT) Sawahlunto menilai penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi hal utama yang harus dikuasai pekerja. Hal ini karena tambang bawah tanah memiliki risiko operasional yang lebih tinggi dibandingkan tambang terbuka.
(Fandi Yogari Saputra/Andi Bagasela/I Gusti Agung Ayu N)