Hari ketiga Ramadhan, pengunjung toko tani Kementan terus meningkat

COVID-19 Task Force chief performs Eid prayers at BNPB Building
Suasana masyarakat dan pengemudi ojek online yang tengah berbelanja bahan pokok di Toko Mitra Tani Pusat di TTIC, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dengan tetap menerapkan jaga jarak (physical distancing). ANTARA/Kementerian Pertanian/pri.
Jakarta (ANTARA) - Memasuki hari ketiga Bulan Suci Ramadhan 2020, jumlah pengunjung mulai dari masyarakat umum hingga pengemudi ojek online (ojol) Toko Mitra Tani Pusat di Toko Tani Indonesia Center (TTIC) Pasar Minggu, Jakarta Selatan, terus meningkat.

Tercatat pada hari pertama puasa saja, pengunjung yang berbelanja mencapai 865 orang, baik pengunjung biasa maupun driver ojol yang berbelanja sesuai pesanan masyarakat melalui aplikasi.

Kepala Sub Bidang Jaringan Distribusi Pangan Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Yudhi Harsatriadi Sandyatma mengaku cukup kewalahan dengan lonjakan ini sehingga ia meminta petugas keamanan memperketat penerapan anjuran pemerintah untuk menjaga jarak (physical distancing) sebagai upaya pencegahan penularan COVID-19.

Baca juga: Kadin apresiasi Pasar Tani Kementan fasilitasi belanja daring

"Lonjakan pengunjung terus terjadi. Oleh karena itu, kami melakukan penambahan stok dari produsen dan distributor agar masyarakat tidak kehabisan bahan pangan. Kami juga memperketat keamanan agar mereka tetap berjarak satu sama lainnya," kataYudhi Harsatriadi di Jakarta, Minggu.

Yudi menuturkan pembelian bahan pokok didominasi para pengunjung yang datang secara langsung. Oleh karena itu, pihak Toko Tani Pasar Minggu tidak henti-hentinya melakukan imbauan agar masyarakat melakukan pemesanan melalui Gojek. Apalagi, Kementan sudah memberi fasilitas ongkos kirim (ongkir) secara cuma-cuma alias gratis.

Toko Tani Indonesia Center (TTIC) Pasar Minggu sudah memberlakukan larangan masuk bagi kendaraan pribadi roda empat sejak 17 April lalu untuk tidak menimbulkan kerumunan di area bagian dalam.

"Khusus pesanan online sesuai di aplikasi, jam operasional dan bagi pengunjung kami berikan waktu 10.00 - 14.00 WIB. Supaya masyarakat tetap di rumah saja dan belanja melalui aplikasi," kata Yudhi.

Baca juga: Mentan bersama Moeldoko pantau stok pangan di Pasar Mitra Tani Bogor

Sementara itu, salah satu pengemudi Go-Jek, Ardian (33), yang tengah memesan bahan pokok sesuai pesanan konsumen, mengaku bersyukur dengan keberadaan TTIC karena di tengah wabah corona seperti ini, ia kerap kali menerima jasa pesanan sebanyak 3-4 kali dalam sehari.

"Alhamdulillah keberadaan TTIC ini membantu perekonomian saya juga. Saya berharap pasar seperti ini dibuka di mana-mana, supaya orderan kami tambah banyak lagi," kata dia.
 

Pasar tani beri keuntungan ke petani lokal

Pewarta:
Editor: Nusarina Yuliastuti
Copyright © ANTARA 2020