Lebaran segera tiba, ini tips agar ketupat awet

COVID-19 Task Force chief performs Eid prayers at BNPB Building
Pedagang kulit ketupat menata dagangannya di Jalan Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis (21/5/2020). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/nz/am.
Jakarta (ANTARA) - Lebaran sebentar lagi dan salah satu hidangan yang identik di Hari Raya ini, ketupat. Tahun 2020, di tengah pandemi COVID-19 mungkin sebagian orang masih ingin tetap menghidangkan makanan yang berbahan dasar beras itu di atas meja, walau lauk pauknya lebih sederhana.

Hanya saja, ada kendala yang biasanya dihadapi yakni hidangan ketupat yang mudah basi padahal baru beberapa jam sejak disajikan. Lalu bagaimana caranya agar ketupat Anda bisa awet tanpa harus memasukkan bahan pengawet?

"Pertama daun ketupat dicuci yang bersih, beras yang akan digunakan harus dicuci dengan bersih dan rendam 1 jam dengan memberi garam secukupnya, setelah direndam tiriskan," kata Corporate Executive Chef Prasanthi Hotels and Resorts, Bahran dalam diskusi media via daring belum lama ini.

Kemudian, masukkan beras ke dalam cangkang atau daun ketupat lalu rebus. Anda bisa memasukkan daun pandan, daun sereh, daun salam ke dalam air rebusan ketupat dan garam secukupnya.

"Pasti akan mendapatkan ketupat enak wangi dan tidak mudah basi," tutur Bahran.

Untuk hidangan pendamping ketupat, biasanya didominasi yang menggunakan santan seperti gulai sapi atau opor ayam. Agar tak takut kalap dan lebih menyehatkan, Anda bisa menggantinya dengan susu rendah lemak atau hidangan opor diganti dengan soto ayam.

"Kalau kekeuh mau menyantap yang ada santannya seperti rendang dan gulai, jangan lupa minumnya teh hangat, dan jangan lupa jus ketimun dengan daun mint. Ingat berhenti makan sebelum kenyang insha Allah sehat," demikian pesan Chef Bahran.


Baca juga: Tips tetap sehat saat Lebaran

Baca juga: Aneka kue dan camilan Lebaran yang menimbulkan rasa nostalgia

Baca juga: Menu Lebaran - Ayam krim kari jamur dari chef Putri Miranti

Siswa SMK Membuat Kue Lebaran

Pewarta:
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2020