Lubuk Basung (ANTARA) - Pembangunan 139 unit hunian sementara (huntara) di dua titik di Nagari atau Desa Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat ditargetkan selesai sebelum bulan suci Ramadhan.

"Saat ini petugas sedang mengebut pembangunan huntara dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu di lapangan," kata Bupati Agam Benni Warlis di Lubuk Basung, Kamis.

Menurut dia pembangunan huntara menjelang Ramadhan ini menjadi prioritas mereka sehingga penyintas banjir bandang bisa melaksanakan ibadah dengan tenang.

Saat ini, katanya, masih banyak penyintas yang tinggal di rumah sanak familinya karena rumah mereka hancur dilanda banjir.

Baca juga: TNI AU bersihkan permukiman warga dari lumpur pascabanjir di Sumbar

Kepala Sub Bagian Umum Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam Indra saat ditemui di lokasi pembangunan huntara mengaku optimistis saat Ramadhan penyintas sudah bisa menempati huntara.

Indra menyebutkan huntara yang sedang dibangun itu 51 unit di lapangan Bola Tantaman Salareh Aia Timur dengan progres pengerjaan mencapai 40 persen.

Lalu 88 unit huntara di Pasang Gantiang, Salareh Aia Timur dengan progres pembangunan sudah mencapai 50 persen.

Dengan melibatkan puluhan pekerja yang berasal dari Padang dan lokal, pembangunan huntara ini diharapkan selesai menjelang Ramadhan.

Menurut dia, khusus di Kecamatan Palembayan huntara yang dibangun sebanyak 266 unit. 117 unit di SDN 05 Kayu Pasak Nagari Salareh Aia telah ditempati oleh penyintas. Sedangkan sebanyak 139 unit huntara di Nagari Salareh Aia Timur pembangunannya sedang dikebut.

Baca juga: Siswa di Agusen Gayo Lues tetap semangat ikuti KBM di sekolah darurat
Baca juga: Kementrans terima permohonan transmigrasi lokal 60 KK di Sumbar

Pewarta: Altas Maulana
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026