Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto mendorong koordinasi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dengan lembaga keuangan maupun ekonomi dari berbagai organisasi keagamaan di Indonesia untuk mengoptimalkan potensi ekonomi.

"Badan Zakat Nasional ini dan semua lembaga-lembaga keuangan, lembaga-lembaga ekonomi dari semua organisasi keagamaan di Indonesia harus kita koordinasikan," kata Prabowo dalam pengantarnya pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat.

Presiden juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan lembaga zakat dan lembaga ekonomi keagamaan tersebut.

Dengan dukungan teknologi, potensi ekonomi dinilai dapat dihimpun dan dikelola secara lebih efisien dan efektif.

"Harus kita konsolidasikan dan kita tingkatkan kemampuannya dengan segala teknologi yang sudah ada supaya potensi ekonomi bangsa kita bisa kita kerahkan secara berarti, kembali lagi secara efisien dan efektif," kata Prabowo.

Diketahui, Presiden Prabowo menyerahkan zakat kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Istana Negara, Jakarta, Jumat siang.

Pelaksanaan zakat ini diikuti juga oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, para menteri Kabinet Merah Putih, serta Kepala Lembaga Tinggi Negara.

Usai membayarkan zakat, Presiden langsung melanjutkan agenda dengan memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP) dengan pembahasan persiapan pemerintah dalam menyambut Idul Fitri 2026 serta progres penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Pewarta: Fathur Rochman/Maria Cicilia Galuh
Editor: Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026