Kami menanggapinya dengan keadaan sikap yang tenang, tidak berpihak untuk melakukan serangan balik kepada IranJakarta (ANTARA) - Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia Faisal bin Abdullah Al-Amodi menegaskan bahwa negaranya mengecam serangan Israel terhadap Iran, tetapi juga mengecam serangan balasan Teheran terhadap Saudi dan Negara-negara Teluk (GCC) lainnya.
Dubes Faisal menyampaikan pernyataan tersebut dalam acara Buka Puasa Bersama bersama Insan Pers Indonesia di Kediaman Dubes Arab Saudi untuk Indonesia di Jakarta, yang juga dihadiri oleh beberapa perwakilan dari Qatar, Bahrain, dan Kuwait.
Dubes Saudi menyatakan bahwa dari awal perang, Pemerintah Kerajaan Saudi dan Negara-negara Teluk lainnya telah menegaskan kepada Iran bahwa negara-negara mereka tidak mengizinkan wilayahnya dijadikan tempat untuk melancarkan serangan terhadap Iran.
Namun, Iran tetap melakukan serangan balasan ke Negara-negara Teluk, termasuk Saudi, yang menjadi korban atas serangan-serangan Iran ke sejumlah fasilitas publik dan fasilitas politik penting lainnya.
Serangan tersebut, kata Dubes, bertolak belakang dengan prinsip bertetangga yang baik, dan bertentangan dengan hukum internasional, serta prinsip-prinsip internasional yang dianut oleh masyarakat internasional.
Dalam upaya meredakan ketegangan akibat perang yang berdampak terhadap negara-negara Teluk dan Negara-negara lain di Kawasan Timur Tengah, Arab Saudi dan Negara-negara Teluk tetap menahan diri dengan tidak melakukan serangan balasan terhadap Iran.
"Sikap kami jelas, kami tidak melakukan (serangan balasan) itu, kami menanggapinya dengan keadaan sikap yang tenang, tidak berpihak untuk melakukan serangan balik kepada Iran," kata sang Dubes.
Dubes Faisal menggarisbawahi bahwa stabilitas di Negara-negara Teluk tidak hanya dinikmati oleh negara-negara itu sendiri, tetapi juga berkaitan erat dengan stabilitas internasional, baik di bidang energi, pangan, dan bidang-bidang lainnya.
Ketidakstabilan di kawasan akan sangat berdampak terhadap stabilitas sektor-sektor tersebut terhadap negara-negara lain di seluruh dunia.
Berlanjutnya eskalasi peperangan tidak merefleksikan upaya-upaya untuk mengakhiri perang dan memulihkan stabilitas di kawasan Timur Tengah.
Oleh karena itu, dalam kesempatan tersebut, Duta Besar Faisal juga menyampaikan apresiasinya atas dukungan dan solidaritas yang diberikan Indonesia kepada Kerajaan dalam hal ini, sekaligus menegaskan kedalaman hubungan historis yang kokoh antara kepemimpinan kedua negara serta kedua bangsa yang bersahabat.
Dia percaya bahwa masyarakat Indonesia juga sepakat bahwa tidak sepatutnya Iran menyerang saudaranya, sesama negara Muslim, terlebih serangan itu dilakukan pada Bulan Suci Ramadhan ini," demikian kata Dubes lebih lanjut.
Dubes Faisal menyampaikan pernyataan tersebut dalam acara Buka Puasa Bersama di Kediaman Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia di Jakarta, yang juga dihadiri oleh beberapa perwakilan dari Negara-negara Teluk, termasuk dari Qatar, Bahrain, dan Kuwait.
Baca juga: Trump sebut AS sepenuhnya hancurkan Iran
Baca juga: Menlu Iran: BRICS harus berperan dalam menjaga stabilitas Timur Tengah
Pewarta: Katriana
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026