Hal itu dilakukan dengan melakukan pemantauan cuaca, kesiapan armada, serta koordinasi dengan otoritas pelabuhan.
“Tentu saja BMKG menjadi partner kami dalam memantau perkembangan cuaca terkini di perairan Selat Sunda,” kata General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba di Lampung Selatan Sabtu.
Menurutnya, cuaca ekstrem masih sering melanda perairan Selat Sunda, maka dari itu ASDP berkomitmen akan terus memperketat aspek keselamatan dalam setiap operasional penyeberangan, baik angkutan penumpang maupun logistik.
“Kami terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak terkait, seperti BMKG, Kepolisian, dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) untuk mengantisipasi serta menjamin keselamatan para penumpang kapal," ujarnya.
ASDP, lanjut dia, secara konsisten melakukan pemantauan cuaca, pengecekan kesiapan kapal, serta koordinasi dengan KSOP, BPTD, BMKG, dan unsur TNI/Polri sebelum setiap keberangkatan.
"Kami juga diberi akses dari BMKG untuk memantau langsung kondisi terkini di perairan selat Sunda. Keselamatan pengguna jasa adalah prioritas utama kami. Kami bekerja sama dengan semua stakeholder untuk memastikan layanan penyeberangan tetap optimal,” ucapnya.
ASDP terus mengingatkan kepada seluruh pengguna jasa untuk terus memantau informasi cuaca dan mematuhi arahan petugas selama berada di area pelabuhan.
“ASDP berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar, aman, dan tertib,” kata Partogi.
Baca juga: ASDP Bakauheni tingkatkan kewaspadaan cuaca buruk di Selat Sunda
Baca juga: ASDP Bakauheni siapkan 57 kapal pada mudik Lebaran 2026
Baca juga: ASDP siapkan kantong parkir atasi penumpukan di Pelabuhan Bakauheni
Pewarta: Riadi Gunawan
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026